Market Update

Berhasil Rebound, IHSG Ditutup Menguat 0,49 Persen ke Level 7.192

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini (30/1) ditutup pada zona hijau ke level 7.192,21 atau menguat 0,49 persen dari pembukaan perdagangan tadi pagi yang berada di level 7.157,17.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 276 saham terkoreksi, 253 saham menguat, dan 239 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 20,92 miliar saham diperdagangkan dengan 1,10 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp10,59 triliun. 

Baca juga: Pasar Sekunder 2024 Siap Digelar, Ini Manfaat yang Didapat Investor

Meski begitu, mayoritas sektor malah mengalami pelemahan. Contohnya sektor transportasi melemah paling dalam 1,17 persen, sektor keuangan melemah 0,91 persen, sektor infrastruktur melemah 0,51 persen, sektor non-siklikal melemah 0,45 persen, sektor bahan baku melemah 0,44 persen, sektor energi melemah 0,35 persen, dan sektor properti melemah 0,32 persen.

Sedangkan, sektor lainnya mengalami penguatan, dengan sektor teknologi menguat 2,97 persen, sektor siklikal menguat 0,89 persen, sektor kesehatan menguat 0,64 persen, dan sektor industrial menguat 0,22 persen.

Selain itu, seluruh indeks turut mengalami penguatan, dengan IDX30 menguat sebesar 1,22 persen menjadi 493,78, LQ45 menguat 1,02 persen menjadi 971,70, dan SRI-KEHATI menguat 0,83 persen menjadi 441,91, dan JII menguat 1,18 persen menjadi 528,52.

Baca juga: Tren Investor FOMO di Pasar Modal, BEI: Tak Ada Cerita Kaya Dalam Waktu Singkat

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT), PT Sumber Mineral Global Abadi Tbk (SMGA), dan PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY).

Sedangkan saham top losers adalah PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT), PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS), dan PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Sumber Mineral Global Abadi Tbk (SMGA), PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS), dan PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

21 mins ago

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

1 hour ago

IHSG Perkasa di 8.322, CARS dan TKIM jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More

2 hours ago

5 Strategi Penting Perusahaan Asuransi Syariah Pasca Spin Off

Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More

2 hours ago

Kemenkeu Klaim Kesepakatan Pajak Digital dengan AS Tak Ganggu PPN PSME

Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More

2 hours ago

Mendes Minta Setop Izin Baru Alfamart-Indomaret di Desa, Ini Alasannya

Poin Penting Mendes mengusulkan penghentian izin baru minimarket di desa untuk melindungi usaha rakyat dan… Read More

3 hours ago