IHSG perdagangan hari ini ditutup stagnan/Erman Subekti
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini kembali ditutup terkoreksi ke zona merah sebesar 13,45 poin atau melemah 0,20% ke level 6.663 dari dibuka di level 6.676 pada pembukaan perdagangan hari ini (17/5).
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 331 saham terkoreksi, 201 saham menguat, dan 210 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 31,23 miliar saham diperdagangkan dengan 1,28 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp10,8 triliun.
Hal tersebut juga diikuti oleh beberapa indeks yang mengalami pelemahan, seperti IDX30 melemah 0,13% menjadi 483,21, LQ45 melemah 0,06% menjadi 929,16, dan JII melemah 0,54% menjadi 545,50. Sedangkan, SRI-KEHATI menguat 0,12% menjadi 425,65.
Kemudian, hanya beberapa sektor yang mengalami penguatan, sektor tersebut adalah sektor infrastruktur menguat 0,70%, sektor bahan baku menguat 0,21%, sektor siklikal menguat 0,13%, dan sektor kesehatan menguat 0,12%.
Sedangkan, sektor lainnya menunjukan pelemahan, sektor tersebut diantaranya, sektor energi melemah 1,19%, sektor teknologi melemah 0,95%, sektor transportasi melemah 0,85%, sektor non-siklikal melemah 0,65%, sektor properti melemah 0,63%, sektor industrial melemah 0,54%, dan sektor keuangan melemah 0,17%.
Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Megapower Makmur Tbk (MPOW), PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD), dan PT Sigma Energy Compressindo Tbk (SICO). Sedangkan saham top losers adalah PT Klinko Karya Imaji Tbk (KLIN), PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING), dan PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Aviana Sinar Abadi Tbk (IRSX), PT Saptausaha Gemilangindah Tbk (SAGE), dan PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS). (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Bank Mandiri mencermati risiko global (geopolitik, kebijakan perdagangan, volatilitas komoditas) serta dampak penurunan… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,53 persen ke level 8.103,87, dengan mayoritas saham terkoreksi (349… Read More
Poin Penting Seorang siswa SD di NTT bunuh diri karena orang tuanya tak mampu membeli… Read More
Poin Penting Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025, ditopang pertumbuhan kredit 13,4… Read More
Poin Penting Keberadaan debt collector berperan sebagai credit collection support yang menjaga likuiditas, menekan risiko… Read More
Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More