Pegerakan pasar saham. (Foto: istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (26/9) berhasil ditutup pada zona hijau ke level 7.744,51 atau menguat 0,05 persen setelah mengalami pergerakan yang variatif pada perdagangan hari ini.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 310 saham terkoreksi, 281 saham menguat, dan 211 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 22,64 miliar saham diperdagangkan dengan 1,37 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp17,86 triliun.
Baca juga: Analis Ungkap Biang Kerok Tren IPO yang Cenderung Sepi di 2024
Meski begitu, beberapa indeks malah mengalami pelemahan, dengan IDX30 turun sebesar 0,55 persen menjadi 497,08, LQ45 melemah 0,68 persen menjadi 970,54, dan SRI-KEHATI merosot 1,07 persen menjadi 433,19. Sedangkan, JII naik 0,89 persen menjadi 542,55.
Sementara, dari mayoritas sektor mengalami penguatan, terlihat dari sektor kesehatan menguat 2,29 persen, sektor properti naik 2,01 persen, sektor teknologi meningkat 1,58 persen, dan sektor bahan baku menguat 1,28 persen.
Selanjutnya, sektor energi meningkat 0,77 persen, sektor non-siklikal naik 0,64 persen, sektor infrastruktur naik sebesar 0,51 persen, dan sektor industrial meningkat sebesar 0,16 persen.
Sedangkan sektor sisanya mengalami pelemahan, dengan sektor transportasi turun 0,79 persen, sektor siklikal melemah 0,41 persen, dan sektor keuangan merosot 0,40 persen.
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Voksel Electric Tbk (VOKS), PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT), dan PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN).
Baca juga: MAMI: Pemangkasan Suku Bunga Berdampak Positif Bagi Pasar Obligasi RI
Sedangkan saham top losers adalah PT Dosni Roha Indonesia Tbk (ZBRA), PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE), dan PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More