Pegerakan pasar saham. (Foto: istimewa)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini ditutup bertahan di zona hijau setelah bergerak variatif sebesar 4,82 poin atau menguat 0,07% ke level 6.940 dan dari dibuka di level 6.935 pada pembukaan perdagangan hari ini (8/2).
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 280 saham terkoreksi, 239 saham menguat, dan 208 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 22,31 miliar saham diperdagangkan dengan 1,26 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp8,71 triliun.
Pergerakan ke zona hijau tersebut juga diikuti oleh beberapa indeks yang mengalami penguatan, seperti IDX30 menguat 0,25% menjadi 499,17, LQ45 menguat 0,24% menjadi 958,95, JII menguat 0,43% menjadi 584,85, dan SRI-KEHATI menguat 0,42% menjadi 424,67.
Kemudian, sebagian besar sektor mengalami pelemahan, diantaranya, sektor teknologi melemah 0,73%, sektor properti melemah 0,46%, sektor energi melemah 0,34%, sektor industrial melemah 0,27%, sektor siklikal dan sektor infrastruktur melemah 0,22%.
Sedangkan, sektor lainnya menunjukan penguatan, sektor tersebut diantaranya, sektor transportasi menguat 1,03%, sektor non-siklikal menguat 0,73%, sektor bahan baku menguat 0,48%, sektor kesehatan menguat 0,33%, dan sektor keuangan 0,07%.
Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA), PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP), dan PT Haloni Jane Tbk (HALO). Sedangkan saham top losers adalah PT Solusi Kemasan Digital Tbk (PACK), PT Hasanna Boga Sejahtera Tbk (NAYZ), dan PT Isra Presisi Indonesia Tbk (ISAP).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Haloni Jane Tbk (HALO), PT Vastland Indonesia Tbk (VAST), dan PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU). (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More