Market Update

Bergerak Variatif, IHSG Ditutup Naik Tipis 0,06%

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini kembali ditutup naik tipis ke zona hijau sebesar 3,71 poin atau menguat 0,06% ke level 6.688,27 dari dibuka menguat 6.684,55 pada pembukaan perdagangan hari ini (6/1).

Meski begitu, IHSG hari ini bergerak cukup fluktuatif dimana IHSG sempat menyetuh level terendah, yaitu ke level 6.638,64 di detik-detik terakhir penutupan perdagangan.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 338 saham terkoreksi, 205 saham menguat, dan 170 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 19,34 miliar saham diperdagangkan dengan 1,18 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp9,88 triliun.

Sehingga seluruh indeks tercatat memasuki zona hijau diantaranya IDX30 menguat 0,34% menjadi 476,58, indeks LQ45 menguat 0,31% menjadi 915,86, SRI-KEHATI menguat 0,37% menjadi 407,66, dan indeks JII menguat 0,70% menjadi 577,63.

Tidak hanya itu, sebagian sektor saham juga alami penguatan, seperti sektor kesehatan menguat 1,91%, sektor industri non migas menguat 1,06%, sektor transportasi menguat 0,68%, sektor properti 0,35%, sektor non-siklikal menguat 0,33%, dan sektor keuangan menguat 0,17%.

Sedangkan, untuk sektor yang melemah adalah sektor energi yang melemah paling dalam 2,18%, sektor siklikal melemah 0,94%, sektor industri melemah 0,59%, sektor infrastruktur melemah 0,42% dan sektor teknologi melemah 0,02%.

Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT), PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE), dan PT Inter-Delta Tbk (INTD). Sedangkan saham top losers adalah PT Mitra Tirta Buwana Tbk (SOUL), PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI), dan PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT), PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE), dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO). (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Jurus Jenius Genjot Transaksi di Momen Libur Panjang

Poin Penting Momentum libur panjang mendorong lonjakan transaksi digital, terutama pembelian tiket, hotel, dan ritel,… Read More

6 hours ago

Konflik AS-Israel dan Iran Memanas, OJK Beberkan Dampaknya ke Pasar Keuangan RI

Poin Penting OJK memetakan tiga risiko konflik AS-Israel vs Iran: lonjakan harga minyak, kenaikan inflasi… Read More

7 hours ago

Industri Multifinance Salurkan Pembiayaan Rp508,27 Triliun per Januari 2026

Poin Penting Pembiayaan multifinance capai Rp508,27 triliun per Januari 2026, tumbuh 0,78% yoy, dengan NPF… Read More

8 hours ago

OJK Restrukturisasi Kredit Rp12,6 Triliun untuk Debitur Terdampak Bencana Sumatra

Poin Penting OJK merestrukturisasi kredit Rp12,6 triliun untuk 246.000 rekening debitur terdampak banjir dan longsor… Read More

8 hours ago

DBS Indonesia Rekomendasikan Aset Riil hingga Saham Asia untuk Hadapi Tekanan Global 2026

Poin Penting Diversifikasi jadi kunci hadapi tekanan global 2026, dengan mengombinasikan aset riil, emas, kredit… Read More

8 hours ago

IHSG Ditutup Berbalik Merosot ke 7.939, Turun Hampir 1 Persen

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,96% ke level 7.939,76 pada 3 Maret 2026, dengan nilai… Read More

8 hours ago