Market Update

Bergerak Fluktuatif, IHSG Sesi I Turun Tipis 0,02 Persen

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (23/7) terpantau bergerak fluktuatif dan berakhir ditutup pada zona merah ke level 7.320,47 atau turun tipis sebesar 0,02 persen dari dibuka pada level 7.321,97.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 16,49 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 622 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp4,31 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 291 saham terkoreksi, sebanyak 243 saham menguat dan sebanyak 251 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: Harga Saham TUGU Terbang 7 Hari Beruntun, Ini Pemicunya

Lalu, mayoritas sektor pun ditutup dengan mengalami pelemahan, dipimpin oleh sektor siklikal yang turun 0,69 persen, sektor industrial melemah 0,51 persen, sektor energi menurun 0,50 persen, sektor bahan baku melemah 0,27 persen, sektor non-siklikal turun 0,24 persen, dan sektor infrastruktur melemah 0,11 persen.

Sedangkan, sektor sisanya mengalami penguatan, tercermin dari sektor teknologi yang melesat 4,64 persen, sektor kesehatan menguat 0,37 persen, sektor transportasi naik 0,29 persen, sektor keuangan meningkat 0,10 persen, dan sektor properti menguat tipis 0,02 persen.

Baca juga: Begini Proyeksi Kinerja Saham Sektor Perbankan, Bakal Makin Cuan?

Adapun, indeks-indeks bursa Asia bergerak variatif, terlihat dari Hang Seng Index Hong Kong yang turun 0,64 persen, Shanghai Composite Index Shanghai melemah 0,81 persen, dan Indonesia Composite Index Jakarta loyo 0,02 persen.

Sementara,  Indonesia LQ45 Index Jakarta mengalami penguatan 0,23 persen, Nikkei 225 Index Tokyo meningkat 0,15 persen, dan Straits Times Index Singapore naik 0,59 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

6 mins ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

6 hours ago

OJK Buka Daftar Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak ke Publik

Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More

6 hours ago

AAUI Beberkan Kendala Asuransi Umum Penuhi Kebutuhan Modal

Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More

6 hours ago

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

16 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

17 hours ago