Market Update

Bergerak Fluktuatif, IHSG Ditutup Flat di Level 6.633

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini kembali ditutup flat ke zona hijau ke level 6633,43 dari dibuka di level 6633,26 pada pembukaan perdagangan hari ini (5/6).

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 237 saham terkoreksi, 305 saham menguat, dan 209 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 23,86 miliar saham diperdagangkan dengan 1,33 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp15,05 triliun.

Kemudian, hanya indeks IDX30 yang melemah 0,26% menjadi 493,34 dan LQ45 melemah 0,33% menjadi 946,57. Sedangkan, JII menguat 1,62% menjadi 539,12 dan SRI-KEHATI menguat 0,89% menjadi 438,04.

Meski begitu, hanya dua sektor yang mengalami pelemahan, sektor tersebut adalah sektor teknologi melemah 4,70% dan sektor siklikal melemah 0,40%.

Sedangkan, sektor lainnya menunjukkan penguatan, sektor tersebut di antaranya, sektor industrial menguat 2,53%, sektor energi menguat 2,35%, sektor properti menguat 1,82%, dan sektor transportasi menguat 1,63%.

Ada juga sektor bahan baku menguat 1,37%, sektor infrastruktur menguat 0,85%, sektor non-siklikal menguat 0,46%, sektor kesehatan menguat 0,22%, dan sektor keuangan melemah 0,09%.

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Venteny Fortuna International Tbk (VNTY), PT Pudjiadi Prestige Tbk (PUDP), dan PT Makmur Berkah Amanda Tbk (AMAN). Sedangkan saham top losers adalah PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO),
dan PT Saptausaha Gemilangindah Tbk (SAGE).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU), PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA), dan PT Aviana Sinar Abadi Tbk (IRSX). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

4 mins ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

55 mins ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

2 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

2 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

3 hours ago