Perbankan

Berencana Bikin Bank Syariah, PP Muhammadiyah: Kita Fokus Benahi BPRS

Jakarta – Organisasi Islam Muhammadiyah dikabarkan akan membuat bank syariah besar usai Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengalihkan dana simpanan dan pembiayaan dari PT Bank Syariah Indonesia (BSI).

Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas menyebutkan bahwa rencana tersebut memang sudah ada. Meski demikian, belum pasti kapan akan dilaksanakan, sebab masih terdapat banyak pertimbangan untuk mengimplementasikannya.

Anwar mengungkapkan saat ini pihaknya tengah fokus untuk membenahi Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) milik Muhammadiyah dengan jumlah lebih dari 10 bank.

“Kan kita banyak punya BPRS ya. Ya cukup banyak, dari 10 ya. Mungkin mendekati 20. Jadi kita benahi, kita tata. Dan nanti kita harapkan disinergikan. Sehingga bisa menjadi sebuah bank umum syariah. Tapi belum ya, ini masih panjang kok, ya rencana sudah sejak 20 tahun yang lalu” ujar Anwar kepada Wartawan di Jakarta, Jumat, 11 Oktober 2024.

Baca juga: Simak! Tantangan dan Peluang Penerapan AI di Sektor Perbankan

Anwar menambahkan Muhammadiyah ingin berpartisipasi dalam memajukan perbankan syariah di Tanah Air. Oleh karena itu, pihaknya berupaya untuk mendorong kompetisi di antara perbankan syariah berjalan positif.

“Kalau hari ini kita akan melihat terlalu dominan satu bank. Itu biasanya monopolistik ya. Sehingga satu yang monopolistik itu kurang baik. Nanti kita coba dorong yang lain-lain (bank syariah) supaya juga naik. Sehingga pricing-nya, dalam pembiayaan dan juga pendanaan bisa kompetitif,” imbuhnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

2 hours ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

3 hours ago

Bos BTN Laporkan Penurunan NPL Konstruksi di Bawah 10 Persen

Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More

3 hours ago

IHSG Berbalik Ditutup Menguat 0,39 Persen, Mayoritas Sektor Hijau

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More

4 hours ago

Purbaya Ungkap Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG Sempat Lolos Meski Ditolak

Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More

4 hours ago

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

5 hours ago