Market Update

Berbalik Menguat, IHSG Dibuka Naik ke Level 7.078

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (31/5) indeks harga saham gabungan (IHSG) berbalik dibuka menguat ke level 7.078,33 atau naik 0,63 persen dari level 7.034,82. 

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 161,30 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 15 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp204,00 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 96 saham terkoreksi, sebanyak 141 saham menguat dan sebanyak 197 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: IHSG Diprediksi Melemah, Simak 4 Rekomendasi Saham Berikut

Sebelumnya, Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, melihat IHSG secara teknikal pada hari ini akan diprediksi bergerak mixed dalam rentang 7.000 hingga 7.063. 

“Pada perdagangan Kamis (30/5), IHSG ditutup turun 1,49 persen atau minus 106,08 poin di level 7.034. IHSG hari ini (31/5) diprediksi bergerak mixed dalam range 7.000-7.063,” ucap Ratih dalam risetnya di Jakarta, 31 Mei 2024.

Berdasarkan pelemahan tersebut, secara month to date (mtd) IHSG telah terkoreksi sebanyak 2,76 persen, di mana keadaan tersebut mencerminkan performa mata uang rupiah yang terdepresiasi 1,9 persen dari nilai terendahnya pada Mei 2024. 

Baca juga: Direksi Tugu Insurance Beli Saham TUGU, Segini Nilai Transaksinya

Selain itu, yang akan memengruhi pergerakan IHSG hari ini adalah aksi outflow investor asing yang cukup masif dari awal April 2024 dan volatilitas pergerakan pasar saham di pekan terakhir Mei 2024 membuat pelaku pasar wait and see. 

Adapun dengan kondisi tersebut menjadikan sektor defensif menarik untuk dicermati, seperti sektor kesehatan dan sektor konsumsi primer. 

Investor juga dapat melakukan buy on weakness saham Big Caps yang sedang terdiskon untuk investasi dalam jangka waktu yang lebih panjang. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

4 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

5 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

5 hours ago

BI Guyur Insentif KLM Rp427,1 Triliun di Awal Maret, Ini Porsi Himbara-Bank Asing

Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More

6 hours ago

BNI Berangkatkan 7.000 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More

6 hours ago

Sambut Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Bank Raya Imbau Masyarakat Cermat Bertransaksi

Poin Penting Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal selama libur Hari Raya Nyepi 2026… Read More

6 hours ago