Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9:00 WIB (3/7) indeks harga saham gabungan (IHSG) berbalik dibuka naik ke level 7.152,10 atau menguat 0,38 persen dari level 7.125,14.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 221,51 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 15 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp210,29 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 103 saham terkoreksi, sebanyak 155 saham menguat dan sebanyak 204 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Diprediksi Bergerak Mixed, Ini Sentimennya
Sebelumnya, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman mengatakan bahwa, pergerakan IHSG secara teknikal hari ini masih berpotensi bergerak sideways di rentang 7.060 hingga 7.170 karena masih sepinya katalis pasar.
“Dengan level support IHSG di 7.060-7.100, sedangkan level resistance berada di 7.150-7.170,” ucap Fanny dalam risetnya di Jakarta, 3 Juli 2024.
Adapun, bursa Wall Street ditutup menguat, indeks Dow Jones (DJIA) ditutup naik 0,41 persen, menjadi 39.331,85, indeks S&P 500 menguat 0,62 persen ke 5.509,01 dan indeks Nasdaq Composite naik 0,84 persen ke 18.028,76.
Penguatan tersebut didorong oleh kenaikan saham Tesla dan saham-saham pertumbuhan mega cap, menjelang libur 4 Juli dan rilis data nonfarm payrolls bulan Juni pada hari Jumat (5/7).
Baca juga: OJK Tetapkan Saham Emiten Milik Tommy Soeharto GOLF sebagai Efek Syariah
Sementara itu, pasar saham Asia ditutup beragam cenderung melemah. Ini terlihat dari indeks Nikkei 225 Jepang menguat 1,12 persen, Topix naik 1,15 persen, serta Hang Seng Hong Kong naik 0,29 persen.
Sedangkan, KOSPI Korea Selatan melemah 0,84 persen, KOSDAQ turun signifikan 2,04 persen, dan S&P/ASX 200 Australia turun 0,42 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group DUNIA tak lagi volatile, tapi sudah… Read More
Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More
Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More
Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More
Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More