Jakarta – Bank Mega Syariah mengadakan Mega Syariah Berbagi dengan membagikan paket sembako untuk masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) ini dilakukan di 41 kota seluruh Indonesia. Ke-41 kota ini berada di 23 provinsi yang terdapat kantor cabang Bank Mega Syariah.
Pelaksanaan Mega Syariah Berbagi ini dilakukan dari tanggal 5 Mei hingga 11 Mei 2021, berkolaborasi dengan beberapa badan dan lembaga amil zakat. Kegiatan ini dibuka dengan penyerahan bantuan sembako kepada korban gempa bumi di Desa Tirtoyudo, Kabupaten Malang pada tanggal 5 Mei 2021 yang diserahkan langsung oleh Komisaris Utama Bank Mega Syariah Prof. Dr. Ir. H. Mohammad Nuh, DEA.
Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan paket sembako oleh Direksi dan pegawai kantor pusat Bank Mega Syariah di dua lokasi. Lokasi pertama berada di sekitar kantor pusat Bank Mega Syariah di RW 04, Kelurahan Kuningan Timur, Jakarta Selatan. Lokasi kedua berada di pemukiman padat penduduk di jalan Sunan Giri, Rawamangun.
Kegiatan bertajuk “Mega Syariah Berbagi: Berbagi Kebahagiaan Ramadhan Untuk Negeri” ini merupakan salah satu upaya Bank Mega Syariah dalam membantu meringankan beban masyarakat akibat pandemi COVID-19 di Indonesia yang hingga kini belum berakhir.
Direktur Utama Bank Mega Syariah Yuwono Waluyo berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat khususnya di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini.
“Kami juga berharap melalui kegiatan ini seluruh pegawai BMS selalu terinspirasi untuk berbagi, dan meningkatkan rasa kepedulian sosialnya,” ujar Yuwono dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 11 Mei 2021.
Sumber dana kegiatan ini berasal dari zakat korporasi perusahaan serta donasi dari pegawai Bank Mega Syariah. Di Tahun 2021 ini, Bank Mega Syariah menyalurkan dana zakat sebesar Rp4,3 Miliar, meningkat dari tahun sebelumnya sebesar Rp1,65 Miliar. Peningkatan jumlah dana zakat ini seiring dengan peningkatan kinerja Bank Mega Syariah di Tahun 2020. Peningkatan kinerja ini ditandai dengan peningkatan laba sebelum zakat dan pajak penghasilan menjadi Rp173,32 miliar atau meningkat 161,8%. Pencapaian yang luar biasa ini didukung dengan peningkatan aset yang meningkat 101,28% menjadi Rp16,12 triliun.
“Kegiatan ini juga merupakan perwujudan rasa syukur kami, atas pencapaian kinerja positif Bank Mega Syariah di tengah tekanan ekonomi akibat pandemi,” ucap Yuwono. (*)
Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More
Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More
Poin Penting Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menjadi 4,7 persen dari 4,8… Read More
Grab resmi memperkenalkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan dalam ajang tahunan GrabX 2026.Peluncuran GrabX 2026… Read More
Poin Penting Temuan PBB menyebutkan peluru yang menewaskan prajurit TNI pada 29 Maret ditembakkan dari… Read More
Poin Penting BI mencatat DPK valas Februari 2026 sebesar Rp1.367,2 triliun, relatif stabil dibanding Januari,… Read More