CIMB Niaga; Permudah transaksi. (Foto: Dok. CIMB Niaga)
Jakarta – Guna meningkatkan layanan transaksi digitalnya, PT Bank CIMB Niaga Tbk menyiapkan dananya sebesar USD100 juta di tahun ini untuk melakukan pembenahan di bidang Informasi Teknologi (IT).
“Kita investasi USD100 juta untuk Core Banking System. Jadi kedepannya akan lebih baik, lebih akan banyak transaksi digital, transaksi online, transaksi diluar cabang, branchless,” ujar Presiden Direktur Bank CIMB Niaga, Tigor M Siahaan di Jakarta, Senin, 30 Novermber 2015.
Dia mengungkapkan, investasi pada infrastruktur informasi teknologi ini, bertujuan untuk meningkatkan layanan transaksi digitalnya. Oleh sebab itu diharapkan dalam kedepannya para nasabah akan lebih terlayani dengan adanya sistem teknologi yang lebih canggih.
“Yang kita siapkan adalah bagaimana pembenahannya, dan untuk merapikan platform kita pada investasi di teknologi seperti di tahun ini,” tukas Tigor.
Menurutnya, investasi sebesar USD100 juta pada teknologi informasi tersebut sudah dilakukan secara bertahap di tahun ini. Pasalnya, peluncuran core banking system tersebut akan segera dimulai tahun depan.
“Kedepannya kita akan terus investasi kesana karena teknologi itu sangat penting. Teknolgi ini kita tahu pertumbuhannya dan development-nya sangat dinamis, tidak bisa kita prediksi dari sekarang untuk 5 tahun kedepan, tapi kita tetep terus tumbuh dan kita terus investasikan,” tutupnya. (*) Rezkiana Nisaputra
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More