Market Update

Belum Mampu Rebound, IHSG Ditutup Parkir di Posisi 7.935

Poin Penting

  • IHSG ditutup melemah 2,08 persen ke level 7.935,26. Sebanyak 646 saham terkoreksi, dengan total transaksi mencapai Rp19,70 triliun dari 35,58 miliar saham yang diperdagangkan.
  • IDX30, LQ45, JII, dan Sri-Kehati seluruhnya turun. Sektor siklikal mencatat pelemahan terdalam (-5,11 persen), disusul industrial (-4,51 persen) dan energi (-3,25 persen)
  • Penguatan sektor transportasi ditopang saham JAYA (+4,27 persen). Sementara itu, saham paling aktif diperdagangkan adalah BUMI, BKSL, dan DEWA.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, 6 Februari 2026 ditutup melemah pada posisi 7.935,26 atau turun 2,08 persen dari posisi 8.103,87.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 646 saham terkoreksi, 107 saham menguat, dan 68 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 35,58 miliar saham diperdagangkan dengan 2,24 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp19,70 triliun.

Kemudian, seluruh indeks dalam negeri juga ditutup merah dengan IDX30 turun 1,47 persen menjadi 426,24. Selanjutnya, LQ45 -1,66 persen ke 815,58, JII -2,13 persen menjadi 531,93, dan Sri-Kehati -1,60 persen menjadi 379,63.

Baca juga: Saham TUGU Rebound Cepat Setelah Koreksi, Intip Pemicunya

Mayoritas sektor ikut ditutup merah dengan sektor siklikal merosot 5,11 persen. Ada juga sektor industrial -4,51 persen, sektor energi -3,25 persen, sektor bahan baku -3,01 persen, dan sektor infrastruktur -2,95 persen.

Lalu, sektor properti melemah 2,11 persen, sektor teknologi -1,82 persen, sektor non-siklikal -1,26 persen, sektor keuangan -0,94 persen, dan sektor kesehatan -0,04 persen. 

Tercatat, hanya sektor transportasi yang mengalami penguatan 0,53 persen. Penguatannya didorong harga saham PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) yang naik 4,27 persen.

Baca juga: Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Saham Top Gainers dan Losers

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI), PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA), dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA).

Sedangkan saham top losers adalah PT MD Entertainment Tbk (FILM), PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), dan PT RMK Energy Tbk (RMKE).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Sentul City Tbk (BKSL), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

OJK Targetkan Kredit Tumbuh 12 Persen di 2026, Begini Tanggapan Bankir

Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More

12 mins ago

ACA Bayar Klaim Kerusakan Turbin PLN Batam Senilai USD 11,04 Juta

Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More

2 hours ago

ACA Bayar Klaim Kerusakan Turbin PLN Batam

PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Catat Fundamental Solid di 2025, Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More

3 hours ago

CIMB Niaga Bidik Transaksi Rp45 Miliar di Cathay Travel Fair 2026

Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More

3 hours ago

Moody’s Turunkan Outlook RI, Purbaya: Hanya Jangka Pendek

Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa menilai penurunan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s hanya bersifat… Read More

3 hours ago