Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (26/2) ditutup bertahan di zona merah pada level 8.209,32 atau melemah 0,31 persen dari posisi pembukaan 8.235,26.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 26,48 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,50 juta kali. Total nilai transaksi tercatat mencapai Rp11,26 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 420 saham terkoreksi, 239 saham menguat dan 156 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Melemah 0,30 Persen ke Posisi 8.210
Lalu, mayoritas sektor juga terpantau melemah, dengan sektor transportasi merosot 1,53 persen, sektor keuangan turun 0,79 persen, sektor infrastruktur melemah 0,64 persen, dan sektor properti merosot 0,23 persen.
Selain itu, sektor energi turun 0,20 persen, sektor kesehatan melemah 0,14 persen, dan sektor teknologi merosot 0,09 persen.
Sedangkan sektor sisanya masih mampu ditutup naik, terlihat dari sektor industrial yang menguat 3,34 persen, sektor bahan baku meningkat 0,68 persen, sektor siklikal naik 0,67 persen, dan sektor non-siklikal menguat 0,19 persen.
Baca juga: IHSG Berpotensi Lanjut Melemah ke 8.150, Ini Sentimen Pemicunya
Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas menguat, dengan Hang Seng Index naik 0,75 persen dan Nikkei 225 Index Tokyo meningkat 0,09 persen. Sedangkan, dan Shanghai Composite Index Shanghai turun 0,17 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Grab memastikan memberikan bonus hari raya 2026 kepada mitra pengemudi, dengan besaran disesuaikan… Read More
Poin Penting PINTAR BI memudahkan pemesanan tukar uang Lebaran 2026 secara online tanpa antre panjang.… Read More
Poin Penting Mobil dinas Gubernur Kaltim senilai Rp8,5 miliar disiagakan di Jakarta untuk fungsi representasi… Read More
Poin Penting Kredit UMKM diproyeksikan hanya tumbuh 4-5% pada 2026, karena pertumbuhan sektor UMKM belum… Read More
Poin Penting Danantara menjadikan 2025 sebagai fase penguatan fundamental Garuda Indonesia, dan 2026 sebagai tahap… Read More
Poin Penting Laba bersih Astra International turun 3,34% menjadi Rp32,76 triliun pada 2025, seiring pendapatan… Read More