Market Update

Belum Mampu Rebound, IHSG Ditutup Melemah 0,31 Persen di Sesi I

Poin Penting

  • IHSG melemah 0,31% ke level 8.209,32 pada perdagangan sesi I, belum mampu rebound.
  • Mayoritas sektor turun, termasuk transportasi (-1,53%) dan keuangan (-0,79%), meski sektor industrial naik 3,34%.
  • Bursa Asia bervariasi, Hang Seng naik 0,75%, Nikkei 225 naik 0,09%, Shanghai Composite turun 0,17%.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (26/2) ditutup bertahan di zona merah pada level 8.209,32 atau melemah 0,31 persen dari posisi pembukaan 8.235,26.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 26,48 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,50 juta kali. Total nilai transaksi tercatat mencapai Rp11,26 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 420 saham terkoreksi, 239 saham menguat dan 156 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Melemah 0,30 Persen ke Posisi 8.210

Lalu, mayoritas sektor juga terpantau melemah, dengan sektor transportasi merosot 1,53 persen, sektor keuangan turun 0,79 persen, sektor infrastruktur melemah 0,64 persen, dan sektor properti merosot 0,23 persen.

Selain itu, sektor energi turun 0,20 persen, sektor kesehatan melemah 0,14 persen, dan sektor teknologi merosot 0,09 persen.

Sedangkan sektor sisanya masih mampu ditutup naik, terlihat dari sektor industrial yang menguat 3,34 persen, sektor bahan baku meningkat 0,68 persen, sektor siklikal naik 0,67 persen, dan sektor non-siklikal menguat 0,19 persen.

Baca juga: IHSG Berpotensi Lanjut Melemah ke 8.150, Ini Sentimen Pemicunya

Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas menguat, dengan Hang Seng Index naik 0,75 persen dan Nikkei 225 Index Tokyo meningkat 0,09 persen. Sedangkan, dan Shanghai Composite Index Shanghai turun 0,17 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Bank Mandiri Pastikan Livin’ Siap Temani Transaksi Nasabah Sepanjang Libur Idul Fitri

Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More

53 mins ago

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026, Ini Alasannya

Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More

58 mins ago

Bank Mandiri Berangkatkan 10.000 Pemudik Gratis, Ini Fasilitasnya

Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More

1 hour ago

Laba Adi Sarana Armada (ASSA) Melesat 81 Persen di 2025, Bisnis Ini Paling Ngebut

Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More

4 hours ago

Pendapatan Agung Podomoro Land (APLN) Tembus Rp3,57 Triliun, Ini Penyumbang Terbesarnya

Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More

5 hours ago

Arus Mudik Mulai Naik, Jasa Marga Imbau Pengguna Tol Pakai 1 Kartu e-Toll

Poin Penting Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol menggunakan satu kartu e-Toll yang sama saat… Read More

7 hours ago