Belum Dibahas DPR, OJK Optimis RPOJK Bursa Karbon Terlaksana Sesuai Jadwal

Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) khususnya Komisi XI hingga saat ini diketahui belum melakukan pembahasan terkait dengan Rancangan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (RPOJK) tentang bursa karbon.

Menanggapi hal itu, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, mengatakan bahwa pihaknya akan terus optimis RPOJK terkait bursa karbon tersebut agar terlaksana sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

“Tentunya kita musti positif melihatnya bahwasanya Komisi XI pun perlu untuk menelaah mengenai RPOJK tersebut dan saya tetap optimis bahwasannya semua target yang telah kita canangkan apakah itu nanti launching di bulan September 2023 ini masih tetap optimis itu bisa terlaksana,” ucap Inarno dalam RDKB OJK di Jakarta, 4 Juli 2023.

Baca juga: Urgensi Aturan Bursa Karbon dalam Ekonomi Hijau

Pembahasan RPOJK bursa karbon yang tertunda tersebut dikarenakan Komisi XI DPR-RI pada rapat kerja sebelumnya lebih dulu membahas terkait dengan pemisahan unit syariah bersama dengan OJK.

Sedangkan, pada beberapa waktu yang lalu Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar menyatakan bahwa POJK terkait bursa karbon akan terbit pada Juli 2023 dan siap memulai perdagangan pada September 2023 mendatang.

Adapun, berdasarkan Undang-undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK) terkait bursa karbon, OJK akan memiliki peran untuk mengawasi atas implementasi bursa karbon. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Volume Trading Tokenisasi Aset di PINTU Meningkat, 3 Aset Ini Paling Diminati

Poin Penting Volume trading tokenisasi aset di platform PINTU meningkat 45% secara bulanan pada Februari… Read More

7 hours ago

Pemerintah Lakukan Efisiensi Anggaran K/L untuk Cegah Defisit Tembus 3 Persen

Poin Penting Pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga untuk mencegah defisit APBN melampaui batas 3… Read More

8 hours ago

Ramai di TikTok soal Ekonomi RI Hancur, Menkeu Purbaya Angkat Bicara

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyindir kritik yang menyebut ekonomi Indonesia hancur dan… Read More

8 hours ago

Askrindo Dukung Mudik Gratis BUMN 2026 lewat Moda Transportasi Laut

Poin Penting Askrindo berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026 untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan… Read More

9 hours ago

AAJI Gelar Konferensi Pers Laporan Kinerja Industri Asuransi Jiwa Periode Januari – Desember 2025.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More

10 hours ago

Perkuat Ekspansi Kredit Berkualitas, Mastercard Kolaborasi dengan CLIK Indonesia

Poin Penting Mastercard dan CLIK Credit Bureau Indonesia menjalin kerja sama untuk memperkuat ekspansi kredit… Read More

10 hours ago