Keuangan

Belum ada Pengaduan, BAMPPI Harus Lebih Sosialisasi

Jakarta – Sejak berdiri pada 28 April 2015, BAMPPI (Badan Arbitase dan Mediasi perusahaan Penjaminan Indonesia) yang merupakan lembaga alternatif penyelesaian sengketa (LAPS) bagi industri penjaminan belum menerima satupun sengketa untuk diselesaikan.

Ketua BAMPPI Tri Budi Mulyawan mencermati ada tiga faktor penyebab belum adanya pengaduan sengketa yang belum masuk ke BAMPPI hingga saat ini.

“Pertama, jumlah sengketa di industri penjaminan relatif lebih sedikit sebagaimana data dari OJK. Ke dua ketika ada sengketa mereka lebih menyukai proses yang lain. Mereka negosiasi sendiri kalau tidak berhasil mereka ke lembaga yang lain. Karena itu mungkin Yang ke tiga, LAPS khususnya BAMPPI belum tersosialisasikan di tengah masyarakat.” Kata Tri Budi Mulyawan di Sosialisasi LAPS penjaminan di Jakarta (6/9).

Baca juga: Hingga Maret 2018, Ada 11 Pengaduan Kasus Sengketa Penjaminan Keuangan

Selain itu Tri Budi menilai industri penjaminan sendiri masih belum dikenal di kalangan masyarakat. Oleh karena itu ia berharap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong dan mensosialisasi LAPS kepada masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Tirta Segara mengatakan, sejak awal tahun ini, OJK menerima 11 laporan pengaduan di industri penjaminan. Jumlah itu setara 0.28% dari total aduan yang masuk regular dari Januari 2013 hingga Agustus 2018.

“Mungkin sebelum masuk ke BAMPPI, sudah ditangani sendiri oleh pihak jasa keuangan. Bukan hanya tidak ada permohonan sengketa mungkin tidak ada kasus atau BAMPPI belum terkenal di masyarakat,” tutupnya. (Dicky F Maulana)

Risca Vilana

Recent Posts

Jangan Asal Berangkat, Ini 6 Tip Mudik Lebaran agar Aman dan Nyaman

Poin Penting Sebanyak 143,9 juta orang diperkirakan mudik Lebaran, dengan mobil pribadi mendominasi hingga 76,24… Read More

59 mins ago

Transaksi ZISWAF BSI Tembus Rp30 Miliar di Ramadhan 2026, Naik 2 Kali Lipat

Poin Penting Transaksi ZISWAF BSI selama Ramadan 2026 mencapai Rp30 miliar, naik hampir dua kali… Read More

3 hours ago

Konflik Timur Tengah dan Risiko Harga Minyak Global, Ini Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia

Poin Penting Ekspor Indonesia ke Timur Tengah hanya sekitar 4,2% dari total ekspor, sehingga dampak… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Pastikan Livin’ Siap Temani Transaksi Nasabah Sepanjang Libur Idul Fitri

Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More

21 hours ago

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026, Ini Alasannya

Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More

21 hours ago

Bank Mandiri Berangkatkan 10.000 Pemudik Gratis, Ini Fasilitasnya

Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More

21 hours ago