Internasional

Belasan Negara Bagian AS Gelar Pemilihan Kandidat Capres, Biden dan Trump jadi Favorit

Jakarta – Para pemilih di 15 negara bagian Amerika Serikat (AS) dan Samoa Amerika akan mendatangi kantong-kantong pemungutan suara pada Selasa (5/3) untuk memilih siapa calon dari partai mereka dalam Pilpres AS pada November 2024.

Adapun Presiden Joe Biden dari Partai Demokrat dan Donald Trump dari Partai Republik diprediksi akan mendulang suara dari partai masing-masing.

Mantan Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Nikki Haley mengatakan, akan terus bersaing dengan kandidat lain meski dirinya tertinggal dari Trump untuk meraih nominasi Partai Republik.

Baca juga : Hadapi 37 Dakwaan, Trump Tetap Gaspol Nyapres di Pemilu AS 2024

“Fokus saya adalah kita harus mulai menghormati uang rakyat, kita perlu memperkecil pemerintahan. Kita perlu mengamankan perbatasan kita, dan menjadi negara hukum dan ketertiban, dan kita percaya pada kemampuan kekuatan kita,” katanya, dikutip VOA Indonesia, Senin, 4 Maret 2024.

Sementara itu, Mantan Presiden AS Donald Trump menyerukan kepada warga AS untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk memberikan hak suaranya. 

Dalam kampanyenya, imigrasi merupakan salah satu topik yang dipilih oleh Trump. Ia berfokus pada isu tersebut menjelang apa yang dikenal sebagai Super Tuesday.

“Tidak ada lagi nyawa orang Amerika yang tidak bersalah yang harus hilang karena kejahatan migran. Kita harus hentikan itu. Kalian harus datang ke tempat-tempat pemungutan suara (TPS) dan memberikan suara karena kita harus mengirimkan sejumlah besar orang untuk pemilu pada 5 November,” jelasnya. 

Adapun Presiden AS Joe Biden, yang mengunjungi perbatasan Texas pekan lalu, menuduh Trump membatalkan rancangan undang-undang keamanan perbatasan bipartisan.

Baca juga : Sah! DPR AS Sepakati Penyelidikan Pemakzulan Joe Biden

Sementara itu, Ibu Negara Jill Biden menjelaskan topik lain yang menurutnya harus dipertimbangkan para pemilih menjelang Super Tuesday, yaitu hak-hak reproduksi perempuan.

“Dia sedang mempertimbangkan larangan aborsi nasional. Donald Trump berbahaya bagi perempuan dan keluarga kita. Kita tidak bisa membiarkan dia menang,” kata Jill.

Presiden Biden sudah pasti akan menjadi calon dari partainya. Di pihak Partai Republik, Trump perlu mendapatkan setidaknya 1.215 delegasi untuk secara resmi mendapatkan nominasi.

Perlu waktu beberapa hari sampai semua surat suara dari Super Tuesday dihitung dan hasilnya diumumkan secara resmi. 

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

7 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

13 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

13 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

13 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

13 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

13 hours ago