Moneter dan Fiskal

Belanja Pemilu 2024 Sudah Tembus Rp14 Triliun, Untuk Apa Saja?

Jakarta – Menteri Keuangan, Sri Mulyani telah menggelontorkan dana sebesar Rp14 triliun dari APBN untuk belanja pemilu hingga 19 September 2023. Adapun total pagu anggaran pemilu di 2023 sebesar Rp30 triliun dan tahun 2024 sebesar Rp37,4 triliun.

“Realisasi anggaran pemilu 2023 sudah 46,7 persen atau Rp14 triliun dari pagu Rp30 triliun,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa, dikutip, Kamis 21 September 2023.

Baca juga: Begini Dampak Pemilu 2024 ke Ekonomi RI, Bikin Untung atau Buntung?  

Secara rinci, realisasi belanja pemilu di 2023 sebesar Rp12,6 triliun digunakan untuk realisasi melalui KPU dan Bawaslu. Adapun antara lain untuk belanja pembentukan Badan Adhoc, penetapan jumlah kursi dan penetapan daerah. Kemudian untuk pemutakhiran data pemilih, penyusunan daftar pemilih, pengelolaan, pengadaan, laporan, dan dokumentasi logistik. 

Kemudian, realisasi melalui 14 Kementerian dan Lembaga (K/L) sebesar Rp1,4 triliun untuk pengamanan pemilu, pengawasan dana, penanganan pelanggaran kode etik, diseminasi informasi, sosialisasi, dan peliputan terkait pemilu. Serta pembuatan pos pemilu dan diklat terpadu pidana pemilu.

Baca juga: Anggaran Pemilu 2024 Capai Rp37,4 Triliun, Termasuk Putaran Kedua?

Di sisi lain, pemerintah juga sudah membelanjakan anggaran pemilu senilai Rp3,1 triliun di 2022, dan menyiapkan alokasi anggaran pemilu di 2024 senilai Rp 37,4 triliun. Sehingga total anggaran pemilu secara multiyear (3 tahun) sebesar Rp70,6 triliun.

“Jadi ini terlihat bahwa pesta demokrasi kita tidak hanya  KPU dan Bawaslu tapi ada 14 K/L yang memiliki peran,” jelas Menkeu. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Akselerasi Alih Teknologi di KEK Batang, Ratusan Pekerja Lokal Dikirim Belajar ke China

Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More

28 mins ago

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

1 hour ago

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

2 hours ago

IHSG Perkasa di 8.322, CARS dan TKIM jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More

2 hours ago

5 Strategi Penting Perusahaan Asuransi Syariah Pasca Spin Off

Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More

3 hours ago

Kemenkeu Klaim Kesepakatan Pajak Digital dengan AS Tak Ganggu PPN PSME

Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More

3 hours ago