News Update

Porsi Belanja Infrastruktur 2017 Harus 25% dari APBD

Jakarta – Untuk mendukung pembangunan infrastruktur nasional, pemerintah daerah harus mengalokasikan belanja infrastrukur 2017 sekurang-kurangnya 25% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Hal ini merupakan salah satu kebijakan baru yang diamanatkan oleh Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017.

Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo mengatakan, hal ini dilakukan agardi dalam APBD setiap daerah. “Dalam kebijakan UU APBN 2017 difokuskan sekurang-kurangnya 25% APBD itu untuk infrastruktur daerah,” jelasnya  dalam konferensi pers APBN 2017 beberapa waktu lalu.

Hal tersebut dimaksudkan agar pengelolaan APBD dapat sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang terus mengupayakan percepatan pembangunan infrastruktur nasional. Seperti diketahui, alokasi anggaran untuk belanja infrastruktur dalam APBN terus meningkat dari tahun ke tahun.

Pada 2015, belanja infrastruktur tercatat sebesar 14,2% dari total belanja negara. Anggaran tersebut meningkat menjadi 15,2% dari belanja negara pada 2016. Belanja infrastruktur 2017 kembali mengalami peningkatan menjadi 18,6% .

Jika dibandingkan Rencana APBN 2017, anggaran belanja infrastruktur 2017 dalam APBN 2017 mengalami peningkatan sebesar Rp40,8 triliun. Sementara itu, jika dibandingkan dengan APBN 2016, anggaran infrastruktur dalam APBN 2017 meningkat sebesar Rp70,2 triliun, yaitu menjadi Rp387,3 triliun.(*)

Apriyani

Recent Posts

Dapat Restu Prabowo, Purbaya Mau Caplok dan Ubah PNM jadi Bank UMKM

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More

2 hours ago

Rawan Kejahatan Siber, CIMB Niaga Perkuat Keamanan OCTO Biz dengan Sistem Berlapis

Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More

2 hours ago

Permudah Akses Investasi, KB Bank Syariah Hadirkan Deposito iB Online

Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More

3 hours ago

Purbaya Lapor APBN Tekor Rp240,1 Triliun di Kuartal I 2026

Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More

3 hours ago

Banggar DPR Tolak Pemangkasan Subsidi BBM di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More

3 hours ago

Pemerintah Batasi Tiket Pesawat Naik 9-13 Persen, Gelontorkan Subsidi Rp2,6 T

Poin Penting Kenaikan tiket pesawat domestik dibatasi 9-13% untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah… Read More

4 hours ago