Jakarta — Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) optimis industri kreatif khususnya perfilman dapat terus berkembang dan menarik jumlah penonton yang tinggi.
Kepala Bekraf, Triawan Munaf bahkan menargetkan penonton film nasional dapat meningkat hingga mencapai 60 juta penonton pada tahun ini. Hal tersebut disampaikan Triawan Munaf seusai menghadiri acara “Penyerahan Sertifikat HKI Kepada Pelaku Ekonomi Kreatif Secara Simbolis” di JS Luwansa Hotel, Jakarta, Senin (8/4).
“Tahun ini kami targetkan 60 juta penonton dari 16 juta ketika sebelum terbentuknya badan ekonomi kreatif,” kata Triawan.
Dirinya menambahkan, hingga tahun 2018 saja penonton industri perfilman nasional telah mencapai 50 juta penonton. Angka tersebut diharapkan terus tumbuh seiring bermunculannya film buatan anak negeri.
Tak hanya itu, dirinya juga terus meningkatkan kerja sama dengan seluruh pihak dan pemangku kebijakan untuk dapat menyiptakan infrastruktur yang memadai bagi pelaku industri terutama di daerah.
Dirinya percaya, bahwa industri perfilman juga dapat mendorong pertumbuhan perekonomian nasional dan daerah. Pada tahun ini saja, Bekraf optimis dapat meningkatkan kontribusi ekonomi kreatif terhadap produk domestik bruto (PDB) hingga mencapai Rp1.200 triliun. (*)
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya tarik dana pemerintah Rp75 triliun dari bank-bank Badan Usaha Milik… Read More
Poin Penting IHSG perdagangan perdana 2026 ditutup menguat 1,17% ke level 8.748,13 dengan nilai transaksi… Read More
Poin Penting BEI menargetkan pasar modal RI masuk 10 besar bursa dunia pada 2030 melalui… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya optimistis IHSG tembus 10.000 pada akhir 2026, meski penutupan 2025 hanya… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo kembali absen di pembukaan perdagangan BEI 2026 karena menjalani kunjungan kerja… Read More
Oleh Wilson Arafat, Governance, Risk & Compliance (GRC) dan Environmental, Social, and Governance (ESG) Specialist… Read More