Jakarta – Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio mengatakan korban yang terdampak dari ambruknya lantai mezzanine tower II atau selasar berjumlah tidak sampai 20 orang.
Rata-rata, korban tersebut adalah mahasiswi asal Palembang yang kebetulan hari ini sedang melakukan kunjungan di BEI.
“Yang luka ga sampe 20 orang, tadi saya bantu angkat sebagian besar mahasiswa dan rata-rata perempuan itu dari palembang, mereka lagi visit bursa biasa,” kata Direktur Utama BEI Tito Sulistio saat di Jakarta Selatan, Senin, 15 Januari 2018.
Kendati demikian kata Tito, sistem bursa tidak akan terganggu sama sekali dan tidak akan berdampak pada sentimen IHSG.
“Sistem bursa tidak ternganggu sama sekali, hanya kecelakaan fisik. Ada musibah fisik, tidak ada hubungannya dengan sentimen,” pungkas dia.
Sebagai informasi, pada pukul 12.10 WIB Gedung Mezzanine di tower II BEI sempat roboh dan menyebabkan korban luka-luka.
Hingga kini, korban rata-rata dibawa ke RS Siloam dan RS Pertamina. Pihak pengelola gedung, Farida mengatakan pihaknya belum bisa menyatakan penyebab musibah itu dan masih dalan proses penyelidikan.
“Sampai saat ini kita belum bisa menyampaikan data lengkap penyebabnya,” jelas Farida. (*)
Poin Penting Survei Amar Bank terhadap 1.600 responden menunjukkan 87 persen masyarakat mengalami kenaikan pengeluaran… Read More
Poin Penting Investor asing melakukan net sell besar pada saham bank jumbo, dipimpin BBCA Rp400,11… Read More
Poin Penting Bank Indonesia mencatat kredit perbankan tumbuh 9,37 persen (yoy) pada Februari 2026, sedikit… Read More
Poin Penting One way mudik 2026 secara nasional direncanakan berlaku pada 18 Maret 2026 pukul… Read More
Poin Penting Bank Indonesia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2026 menjadi 3,1 persen dari sebelumnya… Read More
Poin Penting Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75 persen pada Maret 2026, dengan suku… Read More