Jakarta – Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio mengatakan korban yang terdampak dari ambruknya lantai mezzanine tower II atau selasar berjumlah tidak sampai 20 orang.
Rata-rata, korban tersebut adalah mahasiswi asal Palembang yang kebetulan hari ini sedang melakukan kunjungan di BEI.
“Yang luka ga sampe 20 orang, tadi saya bantu angkat sebagian besar mahasiswa dan rata-rata perempuan itu dari palembang, mereka lagi visit bursa biasa,” kata Direktur Utama BEI Tito Sulistio saat di Jakarta Selatan, Senin, 15 Januari 2018.
Kendati demikian kata Tito, sistem bursa tidak akan terganggu sama sekali dan tidak akan berdampak pada sentimen IHSG.
“Sistem bursa tidak ternganggu sama sekali, hanya kecelakaan fisik. Ada musibah fisik, tidak ada hubungannya dengan sentimen,” pungkas dia.
Sebagai informasi, pada pukul 12.10 WIB Gedung Mezzanine di tower II BEI sempat roboh dan menyebabkan korban luka-luka.
Hingga kini, korban rata-rata dibawa ke RS Siloam dan RS Pertamina. Pihak pengelola gedung, Farida mengatakan pihaknya belum bisa menyatakan penyebab musibah itu dan masih dalan proses penyelidikan.
“Sampai saat ini kita belum bisa menyampaikan data lengkap penyebabnya,” jelas Farida. (*)
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More