Categories: Market Update

BEI Siap Ubah Fraksi Harga Jadi Lima Kelompok

Perubahan tersebut diharapkan Tito dapat memberikan keuntungan pada pelaku pasar. Dwitya Putra

Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengaku akan mengubah ketentuan jumlah fraksi harga saham dari tiga kelompok menjadi lima kelompok.  Jika hal ini benar-benar terjadi, artinya BEI akan mengembalikan jumlah fraksi atau kelompok harga semula, jaman kepemimpinan Ito Warsito

“Kita akan masukan minggu ini ke OJK, ada 5 fraksi. Dari 3 naik 5. Angkanya nanti saja,” kata Direktur Utama BEI Tito Sulistio di Jakarta, Senin, 10 Agustus 2015.

Kendati demikian kata Tito, meski terdapat lima fraksi, terdapat perbedaan dengan fraksi harga saham yang lama. Dengan kata lain, hanya jumlah fraksinya saja yang sama. Perubahan tersebut diharapkan Tito dapat memberikan keuntungan pada pelaku pasar.

“Intinya di saham yang aktif orang masih mempunyai kesempatan untuk mengambil untung walaupun 1 poin. Di saham besar spekulatif dikurangi. Sekarang 3 susah, spekulatif sulit tapi mereka susah main cepat. Nanti dua-duanya terfasilitasi,” jelasnya.

Dikesempatan yang sama, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida mengatakan perubahan fraksi saham diharapkan selesai pada tahun ini.”Dalam pembahasan, pembahasannya selesai tahun ini. Hasilnya seperti apa kita lihat,” katanya.

Nurhaida juga mengatakan, fraksi harga saham ini tidak kembali persis seperti yang lama.

“Kelihatannya tak seperti lama, kita lihat hasilnya, dari pembahasan tidak kembali persis yang sama. Tapi ada kelonggaran,” tandas dia.

Sebagai informasi, ketentuan fraksi harga saham yang berlaku efektif awal 2014 ada tiga kelompok harga. Harga saham kurang dari Rp500 memiliki fraksi Rp1, dan pergerakan harga maksimal Rp20. Lalu, harga saham Rp500-di bawah Rp5.000 memiliki fraksi harga sebesar Rp5, dan pergerakan harga maksimal Rp100. Harga saham Rp5.000 ke atas ditetapkan senilai Rp25 dan pergerakan harga maksimum Rp500.

Dalam aturan sebelumnya, BEI membagi fraksi harga saham lima kelompok harga. Harga saham di bawah Rp200, fraksi harganya Rp1 dengan pergerakan harga maksimum Rp10. Kelompok harga saham Rp200 -di bawah Rp500 memiliki fraksi harga Rp5, dan bisa bergerak maksimum hingga Rp50.

Kemudian, harga saham Rp500 -di bawah Rp2.000 memiliki fraksi harga Rp10, dan pergerakan harga maksimum hingga Rp100. Harga saham Rp2.000 sampai di bawah Rp5.000 memiliki fraksi harga saham Rp25 dengan pergerakan harga maksimal Rp250. Kemudian, harga saham di atas Rp5.000 dengan fraksi harga Rp50, dan harga saham dapat bergerak maksimum sampai Rp500. (*)

@dwitya_putra14

Apriyani

Recent Posts

Nasib Rupiah setelah Libur Lebaran di Tengah Perang dan Fiskal yang Bak di Tepi Jurang

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group LIBUR Lebaran tahun ini mungkin terasa… Read More

4 hours ago

Biar Nggak Tekor, Ini Cara Atur THR dan Jaga Kesehatan saat Lebaran

Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More

12 hours ago

BI Tetap Siaga di Pasar Jaga Rupiah selama Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri

Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More

15 hours ago

Dampak Perang Timur Tengah, BI Tarik Sinyal Penurunan Suku Bunga

Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More

15 hours ago

BSN Jalin Kerja Sama dengan Ekosistem Properti Syariah Indonesia

Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More

15 hours ago

Porsi Pembiayaan Meningkat, Maybank Indonesia Perkuat Pembiayaan SME Syariah

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More

17 hours ago