News Update

BEI Selenggarakan Underwriting Network 2017 di Bali

“Pasar Modal Indonesia terus mengalami pertumbuhan yang positif yang terlihat dari volume perdagangan, nilai transaksi dan frekuensi transaksi. Sesuai dengan target Bursa Efek Indonesia (BEI) di tahun 2020 menuju Pasar Modal dengan nilai transaksi dan jumlah emiten terbesar di ASEAN, salah satu program yang berpotensi mempercepat pencapaian target tersebut adalah dengan mengakselerasi jumlah perusahaan tercatat,” kata Tito di Kuta, Bali, Jumat, 10 Maret 2017.

Tito mengungkapkan, peningkatan jumlah perusahaan tercatat diharapkan akan berkolerasi positif terhadap pertumbuhan nilai transaksi perdagangan Efek di Pasar Modal Indonesia.

Acara Underwriting Network 2017 sendiri dihadiri oleh underwriter, dan investor institusi termasuk manajemen investasi, asuransi, modal ventura, dan dana pensiun. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2 3

Dwitya Putra

Recent Posts

OJK Buka Daftar Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak ke Publik

Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More

14 hours ago

AAUI Beberkan Kendala Asuransi Umum Penuhi Kebutuhan Modal

Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More

14 hours ago

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

1 day ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

1 day ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

1 day ago

RI Raup Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Hasil Kunjungan Prabowo

Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More

1 day ago