News Update

BEI Sediakan Tempat Pelayanan Tax Amnesty di Bursa

Jakarta–PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menunjukan dukungannya atas program pengampunan pajak alias tax amnesty. Kali ini BEI bersedia markasnya untuk dijadikan tempat melayani peserta tax amnesty secara menyeluruh atau end to end.

Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan, pihaknya telah mendapatkan izin sekaligus mandat untuk menyediakan tempat pelayan tax amnesty secara menyeluruh sejak awal bulan ini.

“Kami sudah dapat izin dari 1 September, nah sekarang ini baru kita bisa laksanakan,” tuturnya di
BEI, Jakarta, Selasa 20 September 2016.

Tito menjelaskan, nantinya para calon peserta tax amnesty bisa datang ke Gedung BEI bukan hanya bisa berkonsultasi tapi juga bisa menyampaikan Surat Pernyataan Harta (SPH).

“Jadi teman-teman wajib pajak bisa ke sini saja, dan bisa berkonsultasi dulu entah dengan pajak, BEI atau gateway. Atau langsung nyetor juga bisa, jadi benar-benar tempat terpadu,” imbuhnya.

Bukan hanya itu, Tito juga berjanji di minggu-minggu terkahir di periode pertama Program Tax Amnesty, pelayanan terpadu tax amnesty di BEI juga tetap akan buka pada Sabtu dan Minggu.

“Karena ini minggu terakhir, diperkirakan akan banyak yang mendaftar,” pungkasnya. (*) Dwitya Putra

 

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

33 mins ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

42 mins ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

59 mins ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

1 hour ago

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

4 hours ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

4 hours ago