Jakarta–Asosiasi Profesi Pasar Modal Indonesia (APPMI) dan Lembaga Sertifikasi Pasar Modal Indonesia (LSPPM) kembali menyelenggarakan wisuda di segala bidang profesi pasar modal. Acara ini dihadiri oleh 90 orang yang mewakili 207 wisudawan dan wisudawati.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selaku SRO di pasar modal Indonesia menyambut baik para wisudawan maupun wisudawati tersebut. Pasalnya seiring dengan berkembangnya industri pasar modal maka kebutuhan akan SDM juga sangat tinggi.
“Kami mengucapkan selamat datang. Ini adalag inisiatif untuk menambah human resources. Karena kebutuhannya sangat banyak dan potensinya sangat besar,” kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat di Gedung BEI, Jakarta, Rabu, 25 Mei 2016.
Para wisudawan menyandang beragam sertifikasi, seperti Analis Efek, Teknikal Analis, Manajemen Risiko, Trainer Profesional dan Assesor Kompetensi.
Kegiatan tersebut merupakan inisiatif dari APPMI guna memperbesar jumlah profesional yang kompeten di pasar modal. Sementara sertifikasi kompetensi diberikan olehh Badan Nasionall Sertifikasi Profesi (BNSP) melaluui LSPPM.
Samsul berharap, para wisudawan dan wisudawati tidak berhentii dalam mempelajari industri pasar modal. Dengan semakin tinggi kualitas SDM di pasar modal maka akan semakin berkembang industri pasar modal.
“Kami berharap penyandang sertifikasi tidak puas untuk menyerap ilmu tentang pasar modal. Kami rasa mata dunia sudah melihat ke Indonesia. Karena kita ini sedang energik dan berkembang,” pungkasnya. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More
Poin Penting ACA membukukan premi Rp6 triliun sepanjang 2025, tumbuh 17 persen yoy, jauh di… Read More
Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More
PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More