Categories: Market Update

BEI Revisi Target IPO Jadi 22 Perusahaan

BEI ‎telah melaporkan masalah revisi ini ke pihak OJK dan menunggu persetujuan revisi tersebut. Dwitya Putra

Jakarta–PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah merevisi target pencatatan saham di bursa lewat mekanisme initial public offering (IPO) dari 32 perusahaan, menjadi 21-22 perusahaan. Revisi ini dilakukan dengan memperhatikan kondisi global yang tidak mendukung.

“Target 32 di revisi bisa jadi 21-22, karena faktor global. Sebab tidak ada orang bisa atur ekonomi negara sendiri,” kata Direktur Utama‎ BEI Tito Sulistio, di BEI, Jakarta, Senin, 28 September 2015.

‎Terkait revisi target tersebut, BEI mengaku sudah melaporkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hasilnya, OJK yang akan menentukan revisi emiten tersebut. BEI hanya sebatas menyampaikan saja.

Pada tahun depan, jajaran Direksi akan rapat dengan Komisaris BEI dan OJK untuk target emiten tahun depan. Paling tidak, sebut Tito, akan ada 30 emiten yang bisa dirangkul untuk masuk pasar modal Indonesia.

“‎Di atas 30 emiten, untuk tahun depan, kalau bisa lebih dari itu,” jelasnya.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio optimistis bisa menjaring 32-42 emiten baru di 2016. Jumlah itu meningkat dari posisi target 32 emiten di tahun ini.

“Jumlah itu didapatkan dengan membentuk dengan papan pengembangan kedua. Papan pengembangan kedua berisikan emiten yang memiliki prospek di masa depan, seperti emiten dari sektor pertambangan, industri kreatif, dan finansial,” tutup Tito. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Bank INA Optimistis Kredit Tumbuh 15–20 Persen di 2026, Lampaui Target OJK

Poin Penting Bank INA optimistis mampu melampaui target pertumbuhan kredit 8–12 persen dari OJK dengan… Read More

48 mins ago

IHSG Kembali Dibuka Naik 0,36 Persen ke Posisi 8.425

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,36% ke level 8.425,94 dengan nilai transaksi Rp415,39 miliar dan… Read More

55 mins ago

OJK bakal Hapus KBMI 1, Bank INA Bilang Begini

Poin Penting OJK siapkan penghapusan KBMI I dan mendorong bank bermodal inti Rp3 triliun–Rp6 triliun… Read More

2 hours ago

IHSG Diprediksi Kembali Menguat, 4 Saham Ini Direkomendasikan

Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan penguatan selama bertahan di atas 8.170, dengan potensi menuju 8.440-8.503.… Read More

2 hours ago

Perjanjian RI-AS Dinilai Merugikan, Celios Layangkan 21 Poin Keberatan ke Prabowo

Poin Penting CELIOS kirim surat keberatan ke Presiden Prabowo Subianto soal perjanjian dengan Donald Trump,… Read More

10 hours ago

BSI Bidik 1 Juta Nasabah dari Produk Tabungan Umrah

Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More

12 hours ago