BEI Pede Market Cap Pasar Saham RI Masuk 10 Besar Dunia, Ini Pendorongnya

Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan kapitalisasi pasar atau market cap dapat masuk ke dalam 10 besar secara global pada 2029.

Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menyatakan optimis hal tersebut dapat tercapai karena didukung oleh market cap BEI yang saat ini menempati posisi ke-17 dengan kapitalisasi pasar Rp13.555 triliun pada 8 Agustus 2025.

“Target kita adalah bahwa market cap ini di 2029–2030 itu mencapai 10 besar dibandingkan dengan bursa-bursa global,” ucap Iman dalam Konferensi Pers HUT Pasar Modal RI ke-48 di Jakarta, 11 Agustus 2025.

Baca juga: BEI Umumkan Lisensi LP Saham Perdana ke Phintraco Sekuritas

Tidak hanya itu, Iman membeberkan, pada 29 Juli 2025 market cap BEI juga mencatat rekor tertinggi atau all time high (ATH) sebesar Rp13.701 triliun, yang mampu melampaui pencapaian tertinggi pada September tahun lalu.

“Jadi kita berharap bahwa rekor market cap ini akan terus terlampaui seiring dengan peningkatan kondisi perusahaan, kondisi domestik maupun kondisi global, walaupun kita tahu ya dari Januari sampai sekarang tantangan global tidak gampang,” imbuhnya.

Baca juga: OJK Pastikan ETF Emas Terbit di Kuartal IV 2025, Ini Isi Aturannya

Adapun, terkait dengan investasi perdagangan dari sisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 6,41 persen year to date (ytd) ke posisi 7.533,39, dengan rata-rata harian nilai transaksi saham (RNTH) sekitar Rp13,56 triliun atau tumbuh 5,5 persen ytd.

Sementara itu, BEI juga mencatat pertumbuhan investor pasar modal sebanyak 17,6 juta per 7 Agustus 2025, dengan rincian 1,6 juta investor aktif per tahun dan 726 ribu investor aktif per bulan. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Pergerakan Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Koreksi IHSG

Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More

9 hours ago

Banyak Orang Indonesia Gagal Menabung karena Pola Keuangan Salah, Ini Solusinya

Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More

9 hours ago

Berikut 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More

9 hours ago

IHSG Sepekan Melemah Hampir 6 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.678 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More

9 hours ago

LPS Bayarkan Rp14,19 Miliar Dana Nasabah BPR Koperindo

Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More

9 hours ago

YLKI Yakin Satgas Ramadan Pertamina Mampu Jaga Pasokan BBM dan LPG saat Mudik Lebaran 2026

Poin Penting YLKI menilai pembentukan Satgas Ramadan dan Idulfitri oleh Pertamina sebagai langkah positif untuk… Read More

9 hours ago