BEI Optimistis Pasar Modal Bergairah Selama Tahun Politik, 2 Sektor Ini Bakal Cuan

Jakarta – Menjelang pemilihan umum (Pemilu) atau tahun politik 2024, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berharap pasar modal akan semakin bergairah hingga akhir tahun ini maupun di tahun depan.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota BEI, Irvan Susandy, menyatakan hal tersebut, dilatarbelakangi oleh analisa pasar modal pada Pemilu sebelumnya yang mengalami pergerakan positif pada sebelum dan selama tahun Pemilu.

Baca juga: Percepatan Belanja Pemerintah Hingga Anggaran Pemilu 2024 Bakal jadi Sentimen Positif IHSG

“Kalau hasil analisa kita Pemilu sebelumnya pasar modal itu bergairah pada saat beberapa bulan sebelum Pemilu dan selama tahun Pemilu jadi kita berharap gairah itu terus ada,” ucap Irvan saat ditemui di BEI, dikutip, 25 Oktober 2023.

Lebih lanjut, Irvan menambahkan bahwa, pergerakan positif pada pasar modal di tahun politik 2024 tersebut dipicu oleh kondisi pasar yang baik dan stabil untuk perekonomian, serta politik.

“Pasar baik, kondisi stabil untuk perekonomian dan politik, sehingga pasar modal sendiri tetap bergairah, kita harapkan di tahun ini dan tahun depan bergairah,” imbuhnya.

Baca juga: Simak! Ini Deretan Saham Asuransi Layak Dikoleksi dengan Valuasi Terdiskon

Adapun, untuk sektor yang bakal terkerek dari adanya momentum tahun politik 2024 adalah sektor yang berkaitan dengan Pemilu, seperti sektor infrastruktur dan konsumer.

“Kita optimis perkembangan akan positif. (sektor yang terkerek pemilu?) pasti yang banyak berhubungan dengan pemilu mungkin dari sektor infrastruktur, konsumer,” ujar Irvan. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Permata Bank Tebar Dividen Rp1,26 Triliun, Angkat Direktur Baru

Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More

4 hours ago

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

7 hours ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

7 hours ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

8 hours ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

8 hours ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

9 hours ago