IDX; Pasar modal Indonesia. (Foto: Budi Urtadi)
Jakarta–PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan, pada kurun dua bulan ke depan akan ada sembilan perusahaan melaksanakan penawaran umum saham perdana (IPO), sehingga akan ada 533 emiten yang tercatat di pasar modal.
“Satu sampai dua bulan ke depan sudah ada sembilan (perusahaan) yang sudah siap. Saat ini sedang menyelesaikan proses (pemenuhan persyaratan) di Otoritas Jasa Keuangan,” kata Direktur Utama BEI, Tito Sulistio di Gedung BEI Jakarta, Senin, 2 Mei 2016.
Namun, kata Tito, sejauh ini lebih dari sembilan perusahaan telah mendaftar ke BEI terkait rencana melaksanakan IPO untuk tahun ini. “Hampir setiap hari perusahaan datang untuk hearing soal IPO. Yang mendaftar juga sudah banyak,” imbuhnya.
Lebih lanjut dia menegaskan, lantaran sembilan perusahaan tersebut menggunakan laporan keuangan per 31 Desember 2015, maka setidaknya dalam kurun dua bulan ke depan akan ada 533 emiten di BEI. “Mereka pakai buku Desember 2015, sehingga masih bisa untuk (IPO) Juni 2016,” ucapnya.
Sebagaimana diketahui, per 21 April 2016 ada 524 perusahaan yang tercatat di BEI, sedangkan di sepanjang tahun ini hanya ada tiga perusahaan yang mencatatkan sahamnya di BEI.
“Emiten yang IPO memang belum banyak, tetapi yang sedang proses dan mendaftar sudah banyak. Kita masih pegang (target 2016),” kata Tito yang sebelumnya menyebutkan bahwa BEI menargetkan 30 perusahaan listing di tahun ini. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Transaksi digital Livin’ by Mandiri mendominasi, dengan 99,2% transaksi ritel non-tunai dilakukan secara… Read More
Poin Penting Ekonom desak konsolidasi cepat OJK menyusul pengunduran diri beruntun petinggi agar roda organisasi… Read More
Poin Penting Mahendra Siregar (Ketua), Mirza Adityaswara (Wakil Ketua), dan dua pejabat OJK lainnya mengundurkan… Read More
Poin Penting Mirza Adityaswara mengundurkan diri dari jabatan Wakil Ketua DK OJK tak lama setelah… Read More
Poin Penting Empat petinggi OJK mengundurkan diri dalam waktu berdekatan, memicu kekhawatiran terhadap stabilitas dan… Read More
Generali Indonesia luncurkan GEN Prime Link, produk asuransi jiwa unit link atau PAYDI yang memiliki… Read More