Market Update

BEI Mulai Publikasikan Data Pemegang Saham di Atas 1 Persen

Poin Penting

  • BEI melaporkan perkembangan implementasi proposal kepada Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan FTSE Russell, termasuk peningkatan keterbukaan data pasar
  • Per 3 Maret 2026, data nama pemegang saham di atas 1 persen sudah dapat diakses publik melalui situs BEI, dengan informasi disediakan oleh PT KSEI dan diperbarui setiap bulan
  • Langkah ini memperkuat transparansi struktur kepemilikan saham, dan meningkatkan kualitas data sesuai global best practice.

Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan perkembangan terkait dengan implementasi proposal yang telah diajukan kepada Global Index Provider, yakni  Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan Financial Times Stock Exchange (FTSE).

Pejabat sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan salah satu proposal yang telah diajukan terkait dengan disclosure atas pemegang saham di atas 1 persen sudah dapat diakses oleh publik melalui website BEI.

“Kami update bahwa per sore ini (3/3) pada saat pasar sudah tutup, shareholders name di atas 1 persen itu sudah bisa diakses oleh publik di website IDX,” ucap Jeffrey dalam Konferensi Pers dikutip, 4 Maret 2026.

Baca juga: BEI Jatuhkan 294 Sanksi ke 142 Perusahaan Sepanjang Januari 2026

Artinya, lanjut Jeffery, informasi kepemilikan saham perusahaan tercatat di atas 1 persen akan disediakan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan dipublikasikan setiap bulan melalui situs BEI. 

“Informasi tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas keterbukaan data kepemilikan saham perusahaan tercatat di BEI,” jelas Jeffery. 

Penyajian informasi ini dilakukan secara terstruktur guna memberikan gambaran yang lebih transparan mengenai struktur kepemilikan saham perusahaan tercatat kepada investor dan pemangku kepentingan.

Baca juga: Kerek Free Float, BEI Ubah Aturan Liquidity Provider

BEI dan KSEI berkomitmen untuk terus meningkatkan standar keterbukaan informasi sesuai dengan Global Best Practice, memperdalam kualitas data pasar, serta memastikan terciptanya perdagangan yang teratur, wajar, dan efisien.

Dengan tersedianya informasi kepemilikan saham perusahaan tercatat di atas 1 persen ini, diharapkan investor dapat memperoleh referensi yang lebih akurat dalam proses pengambilan keputusan investasi, sekaligus memperkuat kepercayaan, integritas dan kredibilitas pasar modal Indonesia. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

ASLC Kantongi Pendapatan Rp1 Triliun di 2025, Tumbuh 14,5 Persen

Jakarta - PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) mengantongi pendapatan Rp1 triliun di sepanjang 2025… Read More

12 hours ago

Emiten Prajogo Pangestu (BREN) Bukukan Pendapatan USD605 Juta Sepanjang 2025

Poin Penting BREN mencatat pendapatan USD605 juta pada 2025, naik 1,4 persen yoy, ditopang kinerja… Read More

17 hours ago

Begini Jurus Maybank Indonesia Pacu Bisnis SME

Poin Penting Maybank Indonesia memperkuat pembiayaan SME dengan strategi Shariah First, menjadikan segmen syariah sebagai… Read More

17 hours ago

Waspada! OJK Ingat Risiko Pertukaran Data RI-AS

Poin Penting OJK menegaskan kebijakan pemrosesan data lintas batas dalam perjanjian dagang RI–AS harus tetap… Read More

2 days ago

Menhub Dudy Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 2026

Poin Penting Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret,… Read More

2 days ago

PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Poin Penting PLN siagakan SPKLU untuk mudik Lebaran 2026: Infrastruktur pengisian kendaraan listrik diperkuat, termasuk… Read More

2 days ago