Poin Penting
- BEI berencana menurunkan batas harga minimum saham dari Rp50 menjadi Rp1 untuk meningkatkan likuiditas dan price discovery
- Rencana tersebut masih dikaji bersama pelaku pasar dan investor global, termasuk kesiapan platform perdagangan
- BEI juga menyiapkan perubahan batas auto rejection bawah dan atas berdasarkan kelompok harga saham.
Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana untuk mengubah batasan harga minimum untuk saham yang diperdagangkan di pasar reguler dan pasar tunai menjadi Rp1 per saham dari Rp50 per saham.
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menyampaikan rencana penghapusan batas harga minimum Rp50 bertujuan untuk memberikan akses likuiditas dan price discovery yang lebih baik.
Jeffrey bilang, rencana tersebut telah didiskusikan dengan Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) dan Asosiasi Manajer Investasi Indonesia (AMII) pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Baca juga: FTSE Russell Kembali Tunda Review Indeks RI, Begini Respons BEI
“Kami juga akan melakukan diskusi dengan investor global,” jelas Jeffrey dalam keterangannya di Jakarta, 20 Agustus 2026.
Namun, lanjut Jeffresy, terkait dengan mekanisme penerapan rencana tersebut akan disampaikan secara bertahap, setelah pelaku pasar memberikan masukan kepada pihak BEI.
“Detail akan sampaikan kemudian setelah menghimpun masukan dari pelaku dan juga mengukur kesiapan platform perdagangan di Anggota Bursa,” ucap Jeffrey.
Selain itu, BEI juga berencana untuk mengubah klasifikasi batasan auto rejection, dengan rincian sebagai berikut:
Auto rejection bawah (ARB):
- Rp1–10: Rp1 (menggunakan nilai nominal, bukan persentase)
- Rp11–200: 15 persen
- Rp201–5.000: 15 persen
- > Rp5.000: 15 persen.
Auto rejection atas (ARA):
- Rp1–10: Rp1 (menggunakan nilai nominal, bukan persentase)
- Rp11–200: 35 persen
- Rp201–5.000: 25 persen
- > Rp5.000: 20 persen.
Baca juga: BEI Buka Suara soal IPO Persija dan Persib, Ini Penjelasannya
Sebagai informasi, salah satu emiten yang saat ini berada pada posisi harga Rp50 adalah PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang turun sejak 5 Mei 2026.
Level tertinggi yang disentuh GOTO pada tahun ini berada pada harga Rp69 per saham. (*)
Editor: Galih Pratama


