Poin Penting
Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memberlakukan penghentian sementara perdagangan (trading halt) setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah hingga 8 persen ke level 7.654,66.
Penghentian sementara tersebut dilakukan selama 30 menit dan diberlakukan tak lama setelah perdagangan sesi I dibuka, yakni pada pukul 09.26.01 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS), Kamis (29/1).
Baca juga: Alert! BEI Lakukan Trading Halt usai IHSG Ambles 8 Persen
“Perdagangan akan dilanjutkan pada pukul 09:56:01 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan,” kata Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026.
BEI menegaskan, langkah trading halt dilakukan untuk menjaga agar aktivitas perdagangan saham tetap teratur, wajar, dan efisien.
Baca juga: IHSG Dibuka Ambles 4,10 Persen ke Level 7.979, Aksi Jual Asing Masih Dominan
Kebijakan tersebut mengacu pada Peraturan BEI Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas serta Surat Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00002/BEI/04-2025. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting BRI menyalurkan KPR subsidi Rp16,16 triliun hingga akhir 2025 kepada lebih dari 118… Read More
Poin Penting Sebanyak 41 persen keputusan investasi IT dipimpin CIO/Technology Leaders, namun keterlibatan CEO dan… Read More
Poin Penting Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS kompak naik pada 29 Januari 2026 di… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka melemah 0,27% ke Rp16.767 per dolar AS usai The Fed menahan… Read More
Poin Penting IHSG dibuka melemah 4,10% ke level 7.979, dengan tekanan jual mendominasi mayoritas saham… Read More
Poin Penting BTN memproyeksikan pertumbuhan rumah subsidi di atas 10% pada 2026, sejalan dengan target… Read More