News Update

BEI: Investasi dalam Ketahanan Iklim Dorong Ekonomi Berkelanjutan

Jakarta – Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Umum Bursa Efek Indonesia (BEI), Risa E. Rustam, menegaskan pentingnya investasi dalam aksi ketahanan iklim sebagai respons terhadap tantangan global yang semakin mendesak.

Investing in climate sangat relevan dengan tantangan global yang kita hadapi saat ini,” katanya dalam acara Investing on Climate, Editors Choice Award 2024 di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu, 4 Desember 2024.

Perubahan iklim kini menjadi salah satu isu paling mendesak di dunia, dengan dampaknya yang kian nyata.

Berdasarkan laporan Panel Antar-Pemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC), suhu global telah meningkat sebesar 1,1 derajat Celsius sejak era pra-industri dan diprediksi akan naik hingga 1,5 derajat Celsius pada 2030.

Baca juga : Investor Simak! Sejumlah Sentimen Ini Bakal Pengaruhi Gerak IHSG

Risa menekankan bahwa investasi dalam upaya penanganan perubahan iklim memiliki peran penting untuk mencapai target net zero emission pada 2050. Selain itu, investasi ini juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Transisi global membentuk ekonomi hijau telah dimulai dan mereka yang memimpin pembaharuan ini tidak hanya membantu menyelamatkan planet kita, tetapi memberikan manfaat ekonomi yang signifikan,” jelas Risa.

Namun, Risa menegaskan bahwa keberhasilan investasi ini membutuhkan keberanian dari pemerintah dan pemimpin bisnis untuk mengambil langkah konkret. Sebab, dampak perubahan iklim sudah terlihat dari meningkatnya frekuensi dan intensitas kejadian ekstrem.

Baca juga : Awas! 4 Jebakan Psikologis Investasi Saham yang Harus Dihindari Investor

Di tengah berbagai tantangan, Risa mengapresiasi sejumlah perusahaan yang menjadi pelopor dalam mengatasi perubahan iklim melalui inovasi, inisiatif, dan komitmen terhadap praktik bisnis berkelanjutan.

Perusahaan-perusahaan itu, menurutnya, juga menginspirasi organisasi lain untuk mengambil langkah serupa. “Semua orang yang bekerja tanpa mengenal lelah menciptakan masa depan yang lebih baik,” imbuhnya.

“Mereka adalah pionir dalam menentukan bisnis berkelanjutan agar berjalan beriringan. Kepemimpinan mereka menginpirasi kita semua,” pungkasnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Konsisten Tambah Modal, Amar Bank Siap Naik Kelas ke KBMI 2

Poin Penting PT Bank Amar Indonesia Tbk menyatakan siap memenuhi ketentuan permodalan baru jika OJK… Read More

4 hours ago

Strategi Investasi AXA Mandiri Hadapi Volatilitas Pasar

Poin Penting AXA Mandiri menjaga stabilitas permodalan melalui pengawasan ketat terhadap rasio solvabilitas (Risk Based… Read More

4 hours ago

BTN Bidik Bisnis Wealth Management Tumbuh 15 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More

13 hours ago

KISI Sekuritas Siap Bawa 7-8 Perusahaan IPO 2026, Ada yang Beraset Rp3 Triliun

Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More

14 hours ago

Premi AXA Mandiri Sentuh Rp10 Triliun di 2025, Unitlink Jadi Tulang Punggung

Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More

16 hours ago

BI Rate Turun, Amar Bank Jaga Bunga Deposito Tetap Menarik

Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More

17 hours ago