Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: Istimewa)
Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menggelar rangkaian kegiatan literasi dan inklusi pasar modal di berbagai daerah melalui program Road to Capital Market Summit and Expo (Road to CMSE) 2025.
BEI optimistis, program yang merupakan hasil sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan ini dapat mendorong pertumbuhan pasar modal Indonesia.
Road to CMSE 2025 dimulai sejak awal Maret dan bertujuan mendukung serta mempromosikan puncak acara CMSE 2025 yang akan digelar pada November mendatang.
Baca juga: BEI Gelar CMSE 2024, Perluas Edukasi Pasar Modal ke Masyarakat
Direktur Utama BEI, Iman Rachman, berharap Road to CMSE 2025 dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang investasi pasar modal dan menjauhkan mereka dari investasi bodong. Ia menegaskan pentingnya literasi keuangan dan inklusi pasar modal sebagai prioritas bersama.
“Kami percaya, dengan kolaborasi yang solid, kita mampu menciptakan pasar modal Indonesia yang lebih maju, stabil, dan berdaya saing tinggi, yang pada akhirnya akan menjadi pilar penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” ucap Iman dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu, 16 April 2025.
Baca juga: OJK Targetkan 90 Persen Portofolio Perusahaan Penjaminan Berasal dari UMKM
Di sisi lain, Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, juga berharap kegiatan edukasi dan sosialisasi yang terus dilakukan tahun ini bisa mendorong masyarakat untuk memahami pentingnya investasi sejak dini.
“Pada akhirnya, diharapkan masyarakat bisa merencanakan keuangan untuk masa depan dengan lebih baik,” ujar Jeffrey dalam kesempatan yang sama.
Beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan sebagai bagian dari Road to CMSE 2025 antara lain:
Selanjutnya, Road to CMSE 2025 akan digelar di berbagai daerah hingga November 2025, dengan agenda seperti:
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More