BEI bersama Dompet Aman Indonesia melakukan penandatanganan kerja sama terkait program inisiatif dalam edukasi pasar modal. (Foto: Khoirifa)
Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama dengan Dompet Aman Indonesia pada hari ini (9/10) melakukan penandatanganan kerja sama terkait program inisiatif dalam edukasi pasar modal, yaitu Aman Financial Literacy (AFL).
Program AFL tersebut Dompet Aman optimis dapat memberikan dampak positif bagi 5 juta perempuan, 50.000 atlet nasional, dan 250.000 anak muda Indonesia, serta memfasilitasi perjalanan mereka ke jenjang literasi keuangan yang lebih tinggi sehingga dapat memperkuat industri keuangan Indonesia dan memberikan dampak yang signifikan bagi perkembangan perekonomian Indonesia.
Baca juga: Sejarah Baru, BEI Raih Pencatatan Saham Tertinggi di 2023
Selain itu, AFL juga memiliki misi untuk menanamkan kepercayaan diri kepada para peserta program untuk membuat keputusan keuangan yang tepat, memilih pilihan investasi terbaik, dan mengeksplorasi peluang dalam industri keuangan yang terus berkembang cepat.
Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan bahwa, perjanjian kerja sama tersebut dikhususkan untuk meningkatkan literasi dan inklusi pasar modal Indonesia kepada perempuan dan anak muda.
“Peristiwa penting hari ini akan dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama BEI dengan dompet aman indonesia untuk meningkatkan literasi dan inklusi pasar modal Indonesia kepada perempuan dan anak muda ini adalah sesuatu yang sangat strategis,” ucap Jeffrey.
Baca juga: Perkuat SDM Industri Pasar Modal, Ini yang Dilakukan OJK
Senada dengan Jeffrey, CEO Dompet Aman, Salina Nordin, menyebutkan bahwa, tujuan dari program AFL tersebut untuk memberdayakan individu, terutama perempuan dan generasi muda serta untuk dapat membuat keputusan finansial yang lebih baik dan berpartisipasi aktif dalam industri keuangan.
“Kami yakin dengan upaya kolaboratif Dompet Aman dengan Bursa Efek Indonesia, beserta seluruh mitra-mitra kami, akan meningkatkan tingkat literasi keuangan dan mendorong perubahan positif di bagi masa depan Indonesia,” ucap Salina. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More