News Update

BEI Dorong Penggunaan Fasilitas Margin

Jakarta–PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengusulkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperbanyak saham yang dapat diperdagangkan melalui transaksi margin, dari sebelumnya hanya 45 menjadi 150 saham.

Direktur Transaksi dan Kepatuhan BEI, Hamdi Hassyarbani mengungkapkan, pihaknya akan segera mengusulkan kepada OJK tentang dua kelompok Anggota Bursa (AB) terkait pemberian fasilitas transaksi margin kepada nasabahnya.

“Sekarang sudah mengerucut kepada dua kelompok AB yang bisa melakukan transaksi margin,” ujar Hamdi, di Gedung BEI, Jakarta, Senin, 28 Maret 2016.

Dia menjelaskan, untuk kelompok pertama yakni AB dengan modal kerja bersih ditempatkan (MKBD) diatas Rp250 miliar. AB dengan kategori terserbut akan diperkenankan memberi fasilitas margin terhadap 150 saham.

“Kita perbanyak jumlah daftar yang dapat transaksi margin,” tukasnya.

Sedangkan 150 daftar saham tersebut datang dari saham saham teraktif dari peringkat satu hingga 150. Menurutnya, BEI akan secara berkala mengeluarkan daftar tersebut.

“Dalam enam bulan sekali daftar tersebut bisa saja berubah berdasarkan aktivitas transaksi saham dan fundamental,” ucap dia.

Sementara, AB dengan MKBD dibawah Rp250 miliar, kata dia, hanya boleh melakukan transaksi terhadap 45 saham atau yang masuk dalam kategori saham LQ-45.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya BEI akan mengelompokan AB menjadi tiga, namun karena peraturan OJK mengatur kesehatan AB dengan MKBD minimal Rp25 miliar sehingga semuanya diperkenankan dengan transaksi margin.

“Tadinya kami akan mengatur AB dengan MKBD dibawah Rp 50 miliar tidak dapat melakukan transaksi margin,” tutup Hamdi. (*)

 

Editor: Paulus Yoga

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Apakah Benar AS Keluar dari PBB? Cek Faktanya Berikut Ini

Poin Penting Kabar AS keluar dari PBB memicu tanda tanya publik, mengingat AS merupakan salah… Read More

3 hours ago

Kasus Dugaan Penipuan Kripto Jadi Sorotan, Polda Metro Jaya Turun Tangan

Poin Penting Investasi kripto kembali menjadi sorotan setelah adanya laporan dugaan penipuan yang dilayangkan ke… Read More

3 hours ago

4 WNI Dilaporkan Diculik Bajak Laut di Perairan Gabon Afrika

Poin Penting Kapal ikan IB FISH 7 diserang bajak laut di perairan Gabon, sembilan awak… Read More

4 hours ago

Pakar Apresiasi Peran Pertamina Capai Target Lifting Minyak APBN 2025

Poin Penting Produksi minyak Pertamina berhasil mencapai target APBN 2025 sebesar 605.000 barel per hari.… Read More

5 hours ago

Properti RI Berpeluang Booming Lagi pada 2026, Apa Penyebabnya?

Poin Penting Pertumbuhan ekonomi 2026 diproyeksikan naik hingga 5,5%, menjadi momentum kebangkitan sektor properti. Dengan… Read More

6 hours ago

AI Masuk Fase Baru pada 2026, Fondasi Data Jadi Penentu Utama

Poin Penting Fondasi data kuat krusial agar AI berdampak dan patuh regulasi. Standarisasi platform dan… Read More

8 hours ago