Categories: Market Update

BEI Catat, Surat Utang Korporasi Baru Mencapai Rp850 Miliar

Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat diawal tahun ini sebanyak 3 emisi dari 2 Emiten senilai Rp850 Miliar.

Jumlah ini bertambah seiring dicatatkannya obligasi subordinasi Bank Capital II Tahun 2015, dengan nilai emisi senilai Rp250 miiar.

Obligasi yang memiliki jangka waktu 7 tahun ini ditawarkan perseroan dengan tingkat suku bunga tetap, dan telah memperoleh peringkat idBBB-(triple B minus) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia. Adapun bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mega Tbk.

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Non Group BEI, Arif M Prawiranata mengatakan, total hingga saat ini  emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 277 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp248,20 Triliun dan USD100 Juta, diterbitkan oleh 102 Emiten.

“Sementara Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 92 seri dengan nilai nominal Rp1.432,68 Triliun dan USD1.040 Juta. Sedangkan sisanya 5 EBA senilai Rp2,24 Triliun, dan EBA berbentuk Surat Partisipasi senilai Rp181,6 Miliar,” ujarnya, di Jakarta, Senin, 18 Januari 2016. (*) Dwitya Putra

Apriyani

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

9 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

14 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

14 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

14 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

14 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

14 hours ago