Categories: Market Update

BEI Awasi Pergerakan Saham Kresna Sekuritas

Pengumuman UMA, tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan dibidang pasar modal. Dwitya Putra
Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sedang mengawasi pergerakan saham PT Kresna Graha Sekurindo Tbk (KREN). Mengutip keterbukaan BEI, Rabu, 12 Agustus 2015, Hal ini dikarenakan saham KREN mengalami peningkatan harga dan aktivitas saham yang yang tidak wajar.
“Harga dan aktivitas saham KREN bergerak di luar kebiasaan dibandingkan periode sebelumnya atau unusual market activity (UMA),” kata Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Irvan Susandy.
Menurut Irvan, otoritas bursa telah meminta konfirmasi terhadap manajemen KREN pada tanggal 31 Juli 2015. Atas dasar informasi tersebut, perusahaan tercatat telah memberikan keterbukaan informasi melalui IDX Net tanggal 3 Agustus 2015.
Informasi terakhir yang dipublikasikan oleh emiten adalah informasi tanggal 6 Agustus 2015 melalui IDX Net mengenai laporan bulanan registrasi pemegang efek.
Investor diharapkan memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa, mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana aksi korporasi perusahaan tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS, dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.
Pengumuman UMA, tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan dibidang pasar modal. (*)
@dwitya_putra14

Apriyani

Recent Posts

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

3 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

6 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

12 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

12 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

13 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

15 hours ago