News Update

Begini Tantangan Perangi Pinjol Ilegal Menurut Kemkominfo

Jakarta – Munculnya berbagai pinjaman online yang tidak berizin yang menipu masyarakat seakan tidak ada habisnya. Menanggapi hal ini, Teguh Arifiyadi Plt. Direktur Pengendalian Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika menjelaskan tantangan yang ada dalam upaya memberantas situs dan aplikasi pinjol ilegal.

Teguh mengungkapkan, salah satu tantangannya adalah aplikasi-aplikasi pinjol ilegal sangat mudah untuk direproduksi. Aplikasi-aplikasi “nakal” ini kerap kali muncul dengan berbagai nama dan warna yang berbeda ketika sudah diblokir oleh Kemkominfo. Padahal, mesin dan oknum yang mengoperasikan masih sama dengan yang sebelumnya.

“Adakalanya mereka (pinjol ilegal) melakukan modus hit and run. Ketika sudah mendapat korban, mereka langsung berganti aplikasi. Sehingga belum sempat diblokir dan baru dilaporkan, mereka sudah menghilang,” jelas Teguh pada paparan virtualnya, 30 Juli 2021.

Kemudian, tidak jarang juga pinjol-pinjol ilegal ini melakukan promosi melalui aplikasi-aplikasi layanan pesan singkat seperti, Whatsapp. Teguh menilai tindakan ini menyulitkan Kemkominfo untuk melakukan patroli siber. Alasannya karena aplikasi tersebut masuk dalam ranah privat masyarakat.

Selain itu, ada pula sebagian masyarakat yang “ngeyel” dan tetap mengakses pinjol ilegal dengan menggunakan Virtual Private Network (VPN). Padahal, Kemkominfo sudah memblokir situs atau aplikasi tersebut. Menanggapi hal ini, kesadaran masyarakat perlu terus ditingkatkan agar tidak korban pinjol ilegal tidak semakin banyak.

Teguh mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati dan mengecek status pinjaman online ketika hendak mengajukan pinjaman. Ia optimis juga kesadaran masyarakat tinggi, pinjaman-pinjaman online akan bisa tumbuh dengan positif dan bermanfaat bagi masyarakat. (*)

Evan Yulian

Recent Posts

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

33 mins ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

1 hour ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

2 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

3 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

4 hours ago