Jakarta – PT Mitra Pinasthika Mustika Rent (MPMRent) menerapkan sejumlah strategi dalam menghadapi persaingan bisnis di 2025. Salah satunya, dalam meningkatkan kualitas layanan melalui penguatan infrastruktur digital dan pengelolaan armada yang lebih terintegrasi.
“Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade dan pengelolaan armada aktif sebanyak lebih dari 16.000 unit, perusahaan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis mobilitas untuk segmen business-to-business (B2B),” kata Devi Clark Munthe, COO MPMRent, dalam media gathering di Jakarta, Kamis, 17 April 2025.
Tak sampai di situ, kata dia, MPMRent juga memperjelas fokus ekspansi pasarnya dengan menargetkan tiga sektor industri utama yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan tinggi dan kebutuhan mobilitas yang dinamis.
Baca juga : Tumbuh 19,9 Persen, MPM Insurance Catatkan Pendapatan Premi Rp887 Miliar Ketiga sektor tersebut adalah telekomunikasi, konsumsi rumah tangga (FMCG dan sejenisnya), serta jasa keuangan. Menurutnya, ketiga industri ini dianggap strategis karena membutuhkan keandalan operasional, distribusi yang terintegrasi, serta skema layanan kendaraan yang fleksibel dan efisien—keunggulan yang menjadi inti solusi MPMRent.
Lanjutnya, sejalan dengan agenda transformasi layanan, MPMRent mengimplementasikan berbagai inisiatif digital, termasuk penggunaan Robotic Process Automation (RPA) untuk mempercepat proses internal serta digitalisasi penuh dokumen administrasi untuk meningkatkan efisiensi kerja.
Tak hanya itu, perseroan juga tengah membangun data warehouse terintegrasi untuk memudahkan pemantauan kinerja armada secara real-time dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat.
“Fokus kami adalah memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan korporasi melalui sistem yang cepat, transparan, dan dapat diandalkan,” ujarnya.
Baca juga : MPMInsurance Raih Rating A+ dari Fitch Ratings, Ini Pendorongnya
Menurutnya, digitalisasi adalah bagian dari strategi jangka panjang MPMRent dalam memastikan bahwa perusahaan tetap relevan dan kompetitif dalam menjawab kebutuhan mobilitas bisnis saat ini.
Ia menambahkan, dengan jaringan layanan yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk dukungan Japan Desk untuk klien ekspatriat Jepang, MPMRent optimistis untuk terus memperkuat skala layanan dan menjawab kebutuhan pelanggan korporasi dengan solusi mobilitas yang lebih cerdas, fleksibel, dan berkelanjutan di tahun-tahun mendatang. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More