Penandatangan Perjanjian Kerja Sama Massal Bank Jateng dengan dealer di Hotel MG Setos Semarang, Rabu (25/2). (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Bank Jateng mempercepat ekspansi Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) menyusul tingginya permintaan masyarakat. Strategi ini diperkuat melalui penandatanganan perjanjian kerja sama massal dengan sejumlah dealer di Hotel MG Setos Semarang, Rabu (25/2).
Direktur Digital dan Bisnis Konsumer Bank Jateng, Eko Tri Prasetyo, mengatakan kolaborasi dengan dealer menjadi momentum strategis untuk memperluas penetrasi pasar pembiayaan kendaraan.
“Melalui kolaborasi dengan para dealer, kami optimis penyaluran pembiayaan KKB Bank Jateng dapat semakin optimal, menjangkau lebih banyak masyarakat, serta memberikan kemudahan akses kepemilikan kendaraan dengan proses yang cepat, transparan, dan akuntabel,” ujar Eko, dinukil laman Bank Jateng, Jumat, 27 Februari 2026.
Baca juga: Dukung Program 3 Juta Rumah, Bank Jateng Perkuat KPR FLPP
Ia menambahkan, sebagai bank pembangunan daerah, Bank Jateng berkomitmen meningkatkan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Namun demikian, dirinya menyadari bahwa tantangan industri ke depan semakin dinamis. Oleh karena itu, sinergi, integritas, serta kualitas layanan menjadi kunci utama.
”Kami berharap kerja sama ini dapat meningkatkan volume bisnis, memperluas market share, sekaligus menjaga kualitas portofolio pembiayaan agar tetap sehat dan berkelanjutan,” harapnya.
Bank Jateng mencatat hingga 31 Januari, total outstanding KKB mencapai Rp216 miliar dengan jumlah pembiayaan 7.325 unit kendaraan. Rinciannya, 1.079 unit kendaraan roda empat dan 6.244 unit roda dua.
Pada tahun ini, Bank Jateng menargetkan pembiayaan hingga 100.000 unit kendaraan. Untuk mencapai target tersebut, perseroan mengandalkan perluasan jaringan dealer sekaligus menawarkan skema pembiayaan yang kompetitif.
Guna mendorong pertumbuhan, Bank Jateng menyediakan tenor hingga 10 tahun dengan suku bunga tetap (fixed rate) sampai lunas. Biaya administrasi ditawarkan mulai Rp25.000 dan provisi mulai 0,25 persen.
Perseroan juga meluncurkan sejumlah program khusus. Antara lain program Green Lifestyle dengan suku bunga 8 persen untuk pembiayaan mobil listrik.
Baca juga: Bank Jateng Gandeng 40 Pengembang Dukung Program 3 Juta Rumah Prabowo
Selain itu, terdapat Program Motorans bagi aparatur sipil negara (ASN) dengan skema potong gaji, uang muka (DP) minimal 5 persen, suku bunga 8 persen fixed rate, administrasi mulai Rp25.000, dan provisi 0,25 persen.
Adapun Program Sambut Berkah ditujukan bagi ASN non-potong gaji dan pegawai tetap perusahaan milik pemerintah lainnya dengan DP minimal 20 persen, suku bunga 8 persen fixed rate, administrasi mulai Rp26.000, serta provisi 0,26 persen.
Eko menegaskan, di tengah dinamika industri pembiayaan yang semakin kompetitif, sinergi, integritas, dan kualitas layanan tetap menjadi kunci sukses. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Anggota Aprindo menegaskan selalu patuh terhadap semua aturan dan prosedur lokal saat membuka… Read More
Poin Penting Bank Jambi menelusuri gangguan sistem yang menyebabkan kerugian nasabah dan menurunkan tim audit… Read More
Poin Penting Asia Pasifik menyumbang 27 persen dari total insiden siber global pada 2025 dengan… Read More
Poin Penting RedDoorz membidik kenaikan pendapatan 20 persen menjelang Lebaran 2026. Kota seperti Garut, Tasikmalaya,… Read More
Poin Penting Rupiah melemah dibuka di Rp16.788 per dolar AS turun 0,17 persen dari penutupan… Read More
Poin Penting Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS naik pada Jumat, 27 Februari 2026, dibandingkan… Read More