Keuangan

Begini Strategi Adira Finance Genjot Pembiayaan Syariah

Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) berhasil mencatatkan pembiayaan baru di segmen syariah sebesar Rp5,4 triliun hingga Agustus 2024, yang mewakili 21 persen dari total pembiayaan baru perusahaan.

Selain memperkuat portofolio syariah, Adira Finance juga menunjukkan komitmennya terhadap transisi energi bersih dengan menyediakan pembiayaan untuk kendaraan listrik (EV). Hingga Agustus 2024, pembiayaan kendaraan listrik Adira Finance mencapai Rp270 miliar.

“Nilai tersebut mencakup sepeda motor dan mobil listrik melalui kerja sama dengan berbagai merek dan dealer,” jelas Denny Riza, Direktur Adira Finance dalam keterangan tertulisnya, dikutip Rabu (2/10).

Baca juga: OJK Catat Piutang Pembiayaan Multifinance Capai Rp499,29 Triliun di Agustus 2024

Salah satu inisiatif utama perusahaan dalam mendorong penggunaan energi bersih adalah melalui pendirian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di area Masjid Istiqlal, Jakarta, bekerja sama dengan Istiqlal Global Fund (IGF) dan PT High Volt Technology (HVT).

Denny mengatakan, pemasangan SPKLU ini tidak hanya mendukung adopsi energi terbarukan, tetapi juga memberikan fasilitas ramah lingkungan bagi para pengguna kendaraan listrik yang beribadah di masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut.

“Langkah ini tidak hanya meningkatkan fasilitas masjid, tapi juga mendukung penggunaan energi yang ramah lingkungan untuk kendaraan, dan juga sejalan dengan visi perusahaan menciptakan nilai bersama untuk meningkatkan kesejahteraan,” imbuhnya.

Tidak hanya berfokus pada pembiayaan syariah dan energi terbarukan, Adira Finance melalui Unit Usaha Syariah juga menjalankan program pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.

Baca juga: Strategi Adira Finance Genjot Pembiayaan Baru

Salah satunya adalah Festival Pasar Rakyat (FPR) yang digelar di lima pasar tradisional di Indonesia, bekerja sama dengan Danamon Syariah dan Zurich Syariah. Setelah sukses di Pasar Rangkasbitung, FPR akan dilanjutkan di Pasar Pahing Kediri pada 5-6 Oktober 2024.

Festival Pasar Rakyat ini merupakan bagian dari upaya Adira Finance untuk mengedukasi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan pelaku pasar tradisional, dengan membawa konsep Pasar Rakyat yang Halal dan SEJAHTERA (Sehat-Hijau-Bersih-Terawat). (*) Alfi Salima Puteri

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Gerak Saham Bank Jumbo usai Investor Asing Lakukan Net Sell

Poin Penting Investor asing melakukan net sell besar pada saham bank jumbo, dipimpin BBCA Rp400,11… Read More

14 mins ago

BI: Kredit Perbankan Tumbuh 9,37 Persen di Februari 2026

Poin Penting Bank Indonesia mencatat kredit perbankan tumbuh 9,37 persen (yoy) pada Februari 2026, sedikit… Read More

32 mins ago

‘One Way’ Mudik 2026 Berlaku 18 Maret, Korlantas Terapkan Skema Nasional

Poin Penting One way mudik 2026 secara nasional direncanakan berlaku pada 18 Maret 2026 pukul… Read More

44 mins ago

BI Revisi Ke Bawah Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Dunia jadi 3,1 Persen di 2026

Poin Penting Bank Indonesia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2026 menjadi 3,1 persen dari sebelumnya… Read More

50 mins ago

Imbas Perang Timur Tengah, BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Maret 2026

Poin Penting Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75 persen pada Maret 2026, dengan suku… Read More

1 hour ago

Bank Asing, Delisting, dan Rencana “Jahat” jadi Perusahaan Tertutup

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi InfoBank Media Group ASING, Aseng dan Asep. Bank milik… Read More

1 hour ago