Keuangan

Begini Strategi Adira Finance Genjot Pembiayaan Baru

Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk (Adira Finance) terus memperkuat posisinya di industri pembiayaan dengan mencatatkan pertumbuhan yang signifikan di wilayah Jabodetabek hingga Juni 2024.

Pembiayaan baru di wilayah ini tercatat mencapai Rp5,1 triliun, dengan kontribusi terbesar berasal dari segmen sepeda motor sebesar 45 persen, diikuti oleh segmen mobil (33 persen), dan non-otomotif (22 persen). Wilayah Jabodetabek secara keseluruhan menyumbang sekitar 25 persen dari total pembiayaan baru Adira Finance.

Untuk lebih mendorong pembiayaan baru sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, Adira Finance berkolaborasi dengan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon), induk perusahaannya, serta bermitra dengan PT Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah). Mereka bersama-sama menyelenggarakan Festival Pasar Rakyat (FPR) 2024 pada 7-8 September 2024 di Pasar Rangkasbitung, Lebak, Banten.

Baca juga: OJK: Piutang Pembiayaan Tumbuh 10,53 Persen jadi Rp494,10 Triliun di Juli 2024

“FPR 2024 merupakan inisiatif Adira Finance dalam rangka HUT ke-34, bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat dan mitra strategis untuk mendukung keberlanjutan pasar tradisional,” ujar Head of Regional SSD Jabodetabek Adira Finance, Handi, dikutip Selasa, 10 September 2024.

Festival ini menekankan pemberdayaan pedagang pasar dan komunitas lokal melalui literasi keuangan, edukasi, kesehatan, serta promosi kesenian dan budaya.

“Melalui gerakan ini, kami berharap bisa turut serta dalam meningkatkan kesejahteraan pedagang pasar sekaligus memperluas potensi pembiayaan baru di sektor ekonomi mikro,” imbuh Handi.

Hari pertama FPR di Rangkasbitung dipenuhi dengan kegiatan inklusi keuangan, termasuk Literasi Keuangan untuk Pedagang Pasar dan Pameran Inklusi Keuangan Syariah. Head of Syariah Adira Finance, Yusron menegaskan pentingnya dukungan pada inklusi keuangan syariah.

Baca juga: Dukung Pertumbuhan Ekonomi, Adira Finance Hidupkan Kembali Pasar Rakyat

Dalam rangka memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan dan asuransi berbasis syariah, Adira Finance bersama Danamon Syariah dan Zurich Syariah menghadirkan produk seperti pembiayaan umrah, tabungan haji, asuransi microinsurance, dan dana darurat.

“Kami berkomitmen untuk menciptakan dampak sosial yang positif melalui penerapan prinsip-prinsip syariah,” kata Yusron. (*) Alfi Salima Puteri

Galih Pratama

Recent Posts

BNI Ingatkan Nasabah Waspada Modus Phishing Jelang Lebaran

Poin Penting BNI mengingatkan lonjakan transaksi Ramadan dan pencairan THR meningkatkan risiko kejahatan siber, khususnya… Read More

25 mins ago

Bank Mega Gandeng IKPI Perkuat Pemahaman Coretax ke Nasabah

Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More

12 hours ago

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

13 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

13 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

15 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

15 hours ago