Keuangan

Begini Sinergi Pemerintah dan Swasta Perangi Judi Online

Jakarta – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyebut judi online menjadi permasalahan serius yang dihadapi oleh Pemerintah Indonesia. 

Tengok saja, perputaran uang terkait judi online di kuartal I 2024 telah mencapai Rp110 triliun. Dari perputaran uang tersebut, sebanyak 197.540 anak dengan rentang usia 11-19 tahun telah melakukan transaksi judi online hingga Rp293,4 miliar.

Melihat hal itu, pemerintah telah membentuk Satgas Judi Online melalui Keputusan Presiden RI No.21/2024 Tentang Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Judi Daring yang bertujuan untuk melakukan percepatan pemberantasan kegiatan perjudian daring secara tegas dan terpadu. 

Baca juga: Mensos Gus Ipul Wanti-wanti: Bantuan Tunai Jangan Digunakan Modal Judi Online

Tidak hanya itu, PPATK juga melakukan kerja sama dengan pihak swasta, seperti PT Visionet Internasional (OVO) menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk ‘Memerangi Judi Online dan Kejahatan Baru Era ekonomi Digital 5.0’, Selasa, 19 November 2024.

Presiden Direktur OVO, Karaniya Dharmasaputra, mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh dan bersinergi dengan pemerintah dan regulator, termasuk PPATK, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam memerangi judi online. 

“Hari ini kami meluncurkan GEBUK JUDOL (Gerakan Bareng Ungkap Judi Online) melalui kolaborasi multi-stakeholder dan optimalisasi teknologi untuk melakukan patroli siber, mencegah, dan mendeteksi transaksi judi online, termasuk memblokir akun yang terkonfirmasi terkait judi online” ucap Karaniya dalam keterangan resmi dikutip 19 November 2024.

Sementara, Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, menyatakan bahwa seminar nasional ini merupakan rangkaian dari Gerakan Nasional 22 tahun Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme serta Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APUPPT dan PPPSPM).

“Fakta yang terjadi saat ini transaksi yang digunakan untuk bermain judi online semakin kecil, namun jumlah pemainnya makin banyak sehingga akumulatif transaksi yang beredar terkait judi online semakin besar” ujar Ivan dalam kesempatan yang sama. 

Baca juga: BRI Blokir 3.003 Rekening yang Terindikasi Judi Online

Sebagai informasi, Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas Pasti) yang terdiri dari berbagai pihak seperti Kementerian Kooridinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenpolkam), BI dan OJK, hingga lembaga penegak hukum, telah melakukan pemblokiran sebanyak 9.062 entitas keuangan ilegal dalam periode 2017 hingga 2024. 

Kemudian, Komdigi telah melakukan pemblokiran terhadap akses 5,1 juta situs judi online yang ada di masyarakat, salah satu cara pemblokiran situs tersebut dengan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Jerat Defisit APBN: Menkeu Purbaya, Bunga Utang Menggunung dan Tax Ratio yang Rendah

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group JANGAN besar pasak daripada tiang. Mari… Read More

2 hours ago

GoPay Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI dan Bank BJB, Ini Caranya

Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More

15 hours ago

Animo Tinggi, BRI Kanwil Jakarta II Tambah Kuota Mudik Gratis jadi 2.750 Pemudik

Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More

15 hours ago

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

15 hours ago

Adira Finance Lepas 300 Pemudik ke Solo dan Yogyakarta, Dapat Cek Kesehatan dan Asuransi

Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More

16 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

16 hours ago