Keuangan

Begini Saran Asosiasi hingga Ekonom Berantas Modus Pinjol Ilegal yang Makin Beragam

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menemukan modus baru dari pinjaman online (pinjol) ilegal. Salah satunya adalah modus menawarkan kerja paruh waktu dengan imbal hasil yang besar kepada para korbannya.

Tidak hanya itu, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi menyampaikan, bahwa modus pinjol ilegal lainnya yaitu menyasar kepada masyarakat yang tidak mengajukan pinjaman.

“Modusnya bergeser dengan menyasar korban yang tidak mengajukan pinjaman, tiba-tiba ada dana masuk ke rekeningnya dan ada penagihan dengan bunga yang tinggi,” ucap Friderica dalam RDKB OJK dikutip, 4 Agustus 2023.

Baca juga: Jangan Sampai Tertipu! Ini Cara Mudah Cek Pinjol Legal dan Ilegal

Melihat semakin maraknya modus pinjol ilegal, Sekretaris Jenderal Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), Sunu Widyatmoko tidak ingin berkomentar banyak. Tetapi, dirinya berharap pelaku yang melakukan pinjol ilegal dapat ditindak tegas secara hukum.

“Kami tidak ingin berkomentar terkait fintech ilegal. Kami hanya berharap mereka ditindak tegas secara hukum,” ujar Sunu kepada Infobanknews.

Di samping itu, Direktur Riset Core Indonesia, Piter Abdullah menyampaikan, bahwa hal utama yang dapat dilakukan untuk menghadapi pinjol ilegal adalah dengan cara mengurangi faktor keterdesakan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dana.

“Caranya adalah mengurangi kemiskinan. Tapi ini tidak bisa dilakukan dengan cepat. Butuh waktu untuk mengentaskan kemiskinan,” kata Piter kepada Infobanknews.

Kemudian, cara kedua yang dapat dilakukan adalah menyediakan alternatif sumber pendanaan untuk masyarakat meminjam uang dengan aman dan berbunga rendah, serta memanfaatkan karakteristik masyarakat.

“Pemerintah dan otoritas perlu mendorong munculnya gerakan sosial ini. Menyediakan alternatif tempat meminjam yang lebih aman dan murah,” imbuhnya.

Baca juga: Lingkaran ‘Setan’ Praktik Judi Online dan Pinjol 

Adapun, cara yang lainnya dapat dilakukan melalui edukasi keuangan kepada masyarakat untuk lebih memahami betapa berbahayanya pinjol ilegal, serta memberikan sanksi hukum kepada para pelaku pinjol ilegal agar merasakan efek jera. (*)

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

6 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

6 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

9 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

12 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

17 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

18 hours ago