Ilustrasi: Pertumbuhan ekonomi Indonesia/Erman Subekti
Jakarta – Pemerintah Indonesia menargetkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi agar bisa menghindari middle income trap.
Diketahui, dalam dua tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Indonesia selalu berkisar di angka 5 persen year on year (yoy), yaitu 5,31 persen pada 2022 dan 5,05 persen pada tahun 2023.
Adapun hingga semester pertama tahun ini, ekonomi Indonesia tercatat tumbuh sebesar 5,08 persen year-on-year.
Baca juga : Airlangga Proyeksi Ekonomi RI Tumbuh Stabil di Kuartal III 2024
Lantas, bagaimana proyeksi ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun ke depan?
Chief Economist Permata Bank Josua Pardede memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan stabil di kisaran 5,1 persen pada 2025, meskipun tantangan global tetap ada.
Ia mencatat bahwa risiko global seperti perlambatan ekonomi China yang berkepanjangan, musim pemilihan umum di Indonesia dan AS pada tahun 2024, serta konflik geopolitik dapat memengaruhi stabilitas pasar keuangan.
Baca juga : Sri Mulyani Proyeksi Ekonomi Tumbuh 5,1 Persen di Akhir 2024
“Di sisi domestik, ketidakpastian akibat transisi pemerintahan bisa menciptakan kebingungan mengenai arah kebijakan ekonomi untuk 2025 sehingga pelaku industri lebih memilih untuk melakukan pendekatan “wait and see,” katanya, dikutip Jumat, 22 November 2024.
Selain itu, Josua juga menyoroti bahwa Indonesia mengalami deflasi bulanan terpanjang dan menghadapi risiko “twin deficit,” yang bisa mengurangi daya tarik pasar Indonesia bagi investor. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Hingga 15 Maret 2026 pukul 24.00 WIB, DJP mencatat 8.125.023 SPT Tahunan PPh… Read More
Point Penting Pendapatan 2025 capai Rp7,87 triliun, sementara kerugian berhasil ditekan 15 persen dibandingkan tahun… Read More
Poin Penting PT Jasamarga Transjawa Tol memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30 persen di ruas… Read More
Poin Penting Posisi ULN Indonesia pada Januari 2026 tercatat USD434,7 miliar, tumbuh 1,7 persen (yoy),… Read More
Poin Penting Konflik antara AS–Israel dan Iran berpotensi mengganggu rantai pasok global dan perdagangan internasional.… Read More
Poin Penting OJK menjatuhkan total denda Rp5,62 miliar kepada PT Bliss Properti Indonesia Tbk dan… Read More