News Update

Begini Mekanisme Pengalihan Dana dari Bapertarum ke BP Tapera

Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mengungkapkan kesiapannya untuk mengelola dana ASN yang masih aktif maupun yang sudah pensiun. Dana tersebut sebelumnya dikelola oleh Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil (Bapertarum-PNS) dan sedang didata oleh tim likuidasi.

“Kami sudah menyiapkan infrastruktur pengalihannya dan sudah berkoordinasi dengan kementerian terkait tentang skemanya. Jika dana sudah dialihkan oleh tim likuidasi, BP Tapera akan mulai mengelola dana tersebut,” ujar Deputi Komisioner BP Tapera Bidang Pengerahan Dana, Eko Ariantoro, dalam InfobankTalkNews Media Discussion bertajuk “Persiapan BP Tapera Dalam Pengembalian Dana Taperum” di Jakarta, Jumat, 18 September 2020.

Lebih lanjut, dana peralihan nantinya akan disalurkan melalui bank pelaksana. Rencananya, PNS aktif, pensiunan, maupun ahli waris dapat menerima dana tersebut setelah melakukan verifikasi dokumen dan memiliki rekening di bank pelaksana.

Adapun dokumen-dokumen yang wajib dimiliki penerima dana pensiun antara lain, seperti Formulir Pengembalian Dana Taperum-PNS, KTP, Kartu Identitas Pensiun, SK Pensiun, dan Buku Tabungan. Sementara itu, perwakilan dan ahli waris memerlukan beberapa persyaratan tambahan, seperti, Surat Kuasa Bermaterai, KTP Penerima atau Ahli Waris, Surat Kematian PNS, dan Surat Keterangan Ahli Waris.

BP Tapera menjamin bahwa mekanisme pengalihan dan pengembalian dana akan cepat dan mudah karena sudah melalui bank pelaksana. Meskipun begitu, BP Tapera tetap memerlukan waktu untuk menemukan setiap ahli waris PNS yang sudah meninggal dunia.

“Kami optimis tahun depan akan beroperasi secara penuh. Mekanisme pengembalian bisa cepat dan mudah. Bisa melalui bank pelaksana terdekat. PNS yang sudah ahli waris memang butuh waktu karena pencariannya tak mudah. Semoga dalam kurun waktu 3 tahun, semua ahli waris sudah dapat ditemukan,” ucap Eko Ariantoro. (*) Evan Yulian Philaret

Suheriadi

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

5 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

6 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

7 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

7 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

7 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

8 hours ago