CIMB Niaga
Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus berperan aktif dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar Indonesia. Program ini dilakukan melalui dua kegiatan. Pertama, Tour de Bank (TDB) yang memperkenalkan peran dan fungsi perbankan kepada para siswa SD.
Kedua, Ayo Menabung dan Berbagi (AMDB) yang diikuti siswa SMP dan SMA dengan materi tentang dunia perbankan dan perencanaan keuangan, termasuk pengenalan produk investasi.
Direktur Compliance, Corporate Affairs and Legal CIMB Niaga Fransiska Oei meyakini, literasi keuangan merupakan soft skill penting yang harus dimiliki generasi muda agar semakin bijak dan cerdas dalam mengelola keuangan untuk masa depan.
Baca juga: Jurus CIMB Niaga Tingkatkan Layanan Digital di Bali
“Karena itu, melalui program ini kami juga mendukung Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menanamkan kebiasaan menabung sejak dini,” katanya di Jakarta, Selasa, 25 Juni 2024.
Ia menjelaskan, program Literasi dan Inklusi Keuangan di kalangan pelajar telah menjadi fokus CIMB Niaga sejak 2011. Hingga Juni 2024, program tersebut telah menjangkau 90.658 pelajar di berbagai kota Indonesia.
Adapun khusus pada 2023, program ini sukses menjangkau 27 kota dan melibatkan 7.646 pelajar dari 84 sekolah, serta berhasil membuka 1.954 rekening tabungan baru dari pelajar.
Baca juga: OJK: Literasi Keuangan Syariah Tembus 39,11 Persen, Inklusi Stagnan
Pada tahun 2024 Program Literasi dan Inklusi Keuangan dilaksanakan di 20 kota. Hingga Juni 2024, program ini telah menjangkau kota-kota seperti Jabodetabek, Garut, Cianjur, Cirebon, Sukabumi, Blitar, Salatiga, Semarang, dan Mojokerto dengan melibatkan 3.385 pelajar dari berbagai sekolah.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, program tahun ini juga didukung oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang hadir langsung menyapa para siswa di SMKN 1 Cipanas, Cianjur, Jawa Barat.
“Melalui program tersebut, kami berharap dapat terus berkontribusi meningkatkan literasi keuangan masyarakat dan mendukung pencapaian tujuan inklusi keuangan nasional,” pungkasnya. (*)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More