Jakarta – Covid-19 berdampak pada sebagian besar industri asuransi nasional. Meskipun demikian, PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance/BRINS) masih bisa tetap bertahan dan berkembang, bahkan menerima penghargaan di tengah pandemi yang masih menjadi tantangan di 2021 ini.
Direktur Utama BRINS Fankar Umran mengungkapkan, ia bersyukur perusahaannya masih bisa terus berkembang di tengah pandemi. Fankar menjelaskan, hal yang terpenting untuk terus berkembang adalah memberikan respon yang cepat dan tepat terhadap perubahan radikal. Selama ini, BRINS telah melakukan 3 langkah untuk mengatasi pandemi.
“Pertama, kami memeriksa faktor-faktor apa yang terdampak dan mengukur seberapa besar dampak tersebut akan mempengaruhi perusahaan, termasuk memeriksa kecukupan pencadangan. Kami lakukan stress test dan uji pencadangan pada masa pandemi,” ujar Fankar seperti dikutip dari program CEO Talks, 2 Februari 2021.
Kemudian pada langkah kedua, BRINS melakukan berbagai efisiensi di setiap aktivitas untuk dapat bertahan. Perusahaan pelat merah ini memanfaatkan relaksasi yang diberikan regulator sebagai salah satu kiat efisiensi. Pada langkah ketiga, BRINS juga melakukan simplifikasi birokrasi dan menyusun ulang bentuk produksi yang sesuai kebutuhan.
Sebagai informasi, BRINS dianugerahi menerima beberapa penghargaan meskipun dalam situasi pandemi. Salah satunya adalah penghargaan The Best Public Relation in Company Strategy on Business Transformation Through Products Expansion Cooperation pada Indonesia Public Relations Award (IPRA) 2021. Kemudian, BRINS juga berhasil menyabet dua special award pada Desember 2020 lalu sebagai “Fastest Growing Company” dan “Best Perfoming General Insurance 2020” dari The Finance pada acara Top 20 Financial Institution. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting Menkeu Purbaya temukan 40 perusahaan baja asal China dan Indonesia yang diduga mengemplang… Read More
Poin Penting Permata Bank menargetkan pertumbuhan transaksi kartu kredit 20% lewat Travel Fair 2026 bersama… Read More
Poin Penting OTT pegawai pajak dinilai momentum bersih-bersih institusi, bukan cerminan keseluruhan DJP. DPR menegaskan… Read More
Poin Penting Trump mengancam tarif 25% bagi negara yang berdagang dengan Iran, berlaku untuk seluruh… Read More
Poin Penting IHSG sesi I menguat 0,89% ke level 9.028 dan mencetak rekor tertinggi sepanjang… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya akan mengevaluasi pegawai DJP usai OTT KPK terkait dugaan suap pemeriksaan… Read More