Ilustrasi: Pergerakan pasar saham. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) telah melaporkan kinerja keuangan pada hari ini (30/10), dengan meraup laba bersih secara konsolidasi Rp41,23 triliun di kuartal III 2025. Laba ini terkoreksi 9,1 persen secara tahunan dari Rp45,36 triliun tahun lalu.
Realisasi kinerja BBRI selama sembilan bulan pertama tahun 2025 ini ternyata jadi sentimen positif bagi pergerakan saham perseroan. Pada penutupan perdagangan hari ini harga saham BBRI tercatat menguat 0,51 persen ke posisi Rp3.910 per saham dari dibuka pada harga Rp3.890.
Kemudian, selama sepekan harga saham BBRI tercatat naik 90 poin atau menguat 2,36 persen dan bergerak di rentang level Rp3.790 hingga Rp3.950 per saham.
Baca juga: BRI (BBRI) Umumkan Pembagian Dividen Interim pada Januari 2026
Namun, secara year to date (ytd) harga saham BBRI masih terkoreksi 4,17 persen dari level tertingginya sepanjang tahun ini di posisi Rp4.450 per saham.
Tidak hanya BBRI, PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) juga telah mengumumkan kinerja keuangan untuk kuartal III 2025 dengan memperoleh laba sebelum pajak konsolidasi (unaudited) sebesar Rp6,7 triliun atau naik 1,7 persen year on year (yoy).
Berdasarkan pertumbuhan tersebut, harga saham BNGA hari ini sempat menyentuh level tertinggi pada posisi Rp1.750 per saham atau naik 1,17 persen dari Rp1.715 per saham.
Baca juga: Saham Masih Undervalue, BRI Buka Opsi Buyback Lagi Senilai Rp2,5 Triliun
Jika dilihat dalam sepekan terakhir peningkatan harga saham BNGA sekitar 1,76 persen ke posisi Rp1.735 dan sempar bergerak pada rentang level Rp1.700 hingga Rp1.745 per saham.
Adapun, secara ytd harga saham BNGA masih tercatat naik tipis 0,29 persen dan sempat menyentuh level Rp1.855 per saham sebagai level tertinggi dan level terendahnya pada posisi Rp1.600 per saham. (*)
Editor: Galih Pratama
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More